BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Pagi yang seharusnya berjalan biasa di jalur nasional Banyuwangi–Situbondo berubah menjadi duka. Kecelakaan tragis yang melibatkan sepeda motor dan truk tronton terjadi di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Sabtu (18/4/2026), merenggut dua nyawa di lokasi kejadian.
Sepeda motor Honda Beat bernopol P 5249 RM yang dikendarai Alvin (22), warga Dusun Krajan, Desa Telemung, Kecamatan Kalipuro, saat itu membonceng Imani (50), warga Dusun Krajan, Desa Wongsorejo. Keduanya tengah melintas di jalur tersebut sebelum insiden nahas terjadi.
Menurut keterangan pihak kepolisian, kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi Fuso bernopol W-8901-UW yang dikemudikan Harianto (46), warga Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, melaju dari arah utara ke selatan.
Di saat bersamaan, sepeda motor yang berada di belakang truk berupaya mendahului dari sisi kiri. Setelah berhasil menyalip, motor diduga masuk ke area blind spot di bagian depan kiri truk.
“Pengemudi truk tidak melihat keberadaan sepeda motor karena berada di titik buta,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, IPDA Tri Pepri Alfiyan.
Situasi tersebut berujung fatal. Bagian depan kiri truk menghantam sepeda motor hingga kedua korban terjatuh. Tragisnya, tubuh korban kemudian terlindas roda belakang truk.
Benturan keras membuat Alvin dan Imani mengalami luka berat. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Sementara itu, kendaraan yang terlibat langsung diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, agar lebih berhati-hati saat melintas di dekat kendaraan besar. Area blind spot pada truk kerap menjadi titik rawan yang tidak terlihat oleh pengemudi, sehingga berpotensi memicu kecelakaan fatal.
Keselamatan di jalan bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga kewaspadaan dan pemahaman terhadap risiko di sekitar.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
