Selain permainan kolektif tim, penampilan Haykal juga menjadi sorotan dalam perjalanan GPD menuju tangga juara. Pemain muda tersebut tampil penuh determinasi dan memberikan kontribusi penting di setiap pertandingan.
Haykal mengaku bahagia bisa membawa timnya meraih gelar juara setelah melalui perjuangan panjang selama kompetisi berlangsung.
“Kami sangat senang bisa juara. Semua pemain berjuang bersama sejak awal kompetisi dan akhirnya bisa membawa GPD menjadi yang terbaik. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” kata Haykal.
Sementara itu, FFA tetap mendapatkan apresiasi meski harus puas menjadi runner-up. Tim tersebut dinilai tampil kompetitif dan mampu memberikan perlawanan hingga partai final.
Pelatih FFA, Arif, tetap memberikan penghargaan atas perjuangan para pemainnya sepanjang turnamen.
“Saya tetap bangga kepada anak-anak. Mereka sudah berjuang maksimal sampai final. Hasil ini menjadi evaluasi agar ke depan kami bisa lebih baik lagi. Selamat kepada GPD yang tampil bagus dan layak menjadi juara,” ujar Arif.
Berakhirnya Liga Sidoarjo KU-13 menunjukkan perkembangan positif pembinaan sepak bola usia dini di Kota Delta. Kompetisi ini menjadi wadah lahirnya pemain-pemain muda potensial yang diharapkan mampu menjadi masa depan sepak bola Sidoarjo.
Saat laga usai dan peluit panjang dibunyikan, satu nama berdiri di podium tertinggi sebagai kampiun Liga Sidoarjo KU-13 musim ini, yakni Gelora Putra Delta Sidoarjo.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
