Jawa Timur Tumbuh 5,96 Persen di Tengah Krisis Global, APBN Surplus Rp57,56 Triliun

Hendro Djatmiko
Ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,96 persen pada Triwulan I 2026 di tengah tekanan global. APBN Regional surplus Rp57,56 triliun, kredit perbankan tembus Rp628 triliun, dan investasi terus menguat. Foto iNewsSurabaya.id/hendro

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih dibayangi konflik geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, hingga gejolak pasar keuangan internasional, Jawa Timur justru menunjukkan performa yang mengesankan. Provinsi dengan perekonomian terbesar kedua di Indonesia ini berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,96 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Triwulan I 2026, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 5,85 persen.

Tak hanya mencatat pertumbuhan yang solid, kondisi fiskal Jawa Timur juga menunjukkan kinerja positif. Hingga 31 Mei 2026, APBN Regional Jawa Timur membukukan surplus sebesar Rp57,56 triliun, menjadi indikator kuat bahwa aktivitas ekonomi, daya beli masyarakat, dan penerimaan negara masih berada dalam jalur yang sehat.

Capaian tersebut terungkap dalam Media Briefing Triwulan II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Timur, dan Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) II Surabaya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Ibrahim, menegaskan bahwa perekonomian Jawa Timur masih mampu bertahan di tengah tekanan global yang semakin kompleks.

"Perekonomian Jawa Timur tetap menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat eskalasi konflik geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia," ujar Ibrahim.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi pada awal tahun ini didorong oleh meningkatnya konsumsi rumah tangga, investasi, serta belanja pemerintah yang menguat selama momentum Hari Besar Keagamaan Nasional. Aktivitas ekonomi masyarakat yang tetap tinggi menjadi fondasi utama yang menjaga laju pertumbuhan daerah.

Dari sisi lapangan usaha, sektor perdagangan, pertanian, konstruksi, serta penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network