Semangat berprestasi juga datang dari para guru pendamping. Salah satunya Ulya, guru kelas II SD Islam Al Falah Kota Kediri, yang mengaku sekolahnya secara konsisten mendorong siswa mengikuti berbagai kompetisi akademik.
Menurutnya, sekolah memiliki program ekstrakurikuler Cerdas Istimewa (CI) yang secara khusus membina siswa berbakat agar mampu mengikuti berbagai olimpiade, baik tingkat daerah maupun nasional.
"Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti OMNAS. Melalui ekstrakurikuler CI, anak-anak dibimbing agar berani mengikuti berbagai kompetisi. Bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga membangun rasa percaya diri, pengalaman, dan mental bertanding sejak dini," ujarnya.
Di antara ribuan peserta, Kirana, siswi kelas VI SD Islam Al Falah Kota Kediri, tampil penuh percaya diri mengikuti kompetisi Bahasa Inggris.
Sebelumnya, Kirana berhasil meraih medali perunggu pada Final Provinsi Jawa Timur, sehingga berhak melaju ke Final Nasional OMNAS 15.
Dengan senyum penuh optimisme, Kirana berharap mampu membawa pulang medali emas.
"Saya senang sekali bisa sampai di tingkat nasional. Semoga bisa mendapatkan medali emas agar bisa membanggakan orang tua dan sekolah," katanya.
Kirana mengaku memilih bidang Bahasa Inggris karena memiliki cita-cita menjadi seorang arsitek yang dapat menempuh pendidikan di perguruan tinggi bertaraf internasional.
"Bagi saya, kemampuan Bahasa Inggris sangat penting untuk mewujudkan cita-cita itu," ungkapnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
