Harga Komponen Global Melonjak, Banderol Elektronik Ritel Ikut Terkerek

Lukman Hakim
Meski harga naik, penjualan elektronik masih tumbuh positif. (Foto : Lukman Hakim).

​Andria tidak menampik adanya koreksi harga di tingkat peritel akibat pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS beberapa waktu lalu. Mengikuti dinamika pasar, penyesuaian harga ritel menyentuh angka maksimal hingga 10 persen untuk seluruh lini produk.

​Kendati ada penyesuaian harga, minat beli masyarakat dinilai tidak tergerus secara signifikan. Khusus untuk produk AC, penjualan justru mengalami kenaikan sekitar 5 hingga 10 persen yang sejalan dengan datangnya musim kemarau. 

Rata-rata volume penjualan untuk produk pendingin ruangan tersebut mampu menyentuh angka 600 hingga 700 unit. Kategori produk TV, mesin cuci, dan kulkas juga terpantau masih menjadi buruan utama konsumen.

​Secara tahunan (year-on-year), pertumbuhan total penjualan seluruh produk elektronik di pasar ritel tahun ini mencatatkan pertumbuhan yang normal, yakni tumbuh sekitar 2 hingga 3 persen.

​Menariknya, Andria menambahkan bahwa mayoritas konsumen di wilayahnya tetap lebih memilih metode pembayaran instan daripada mencicil.

​“Skema transaksi tunai masih sangat mendominasi dengan komposisi penjualan sebesar 60 hingga 70 persen. Sementara sisanya, yakni sekitar 30 persen, memanfaatkan fasilitas kredit,” tandas Andria.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network