BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Sebuah operasi kemanusiaan berlangsung di Banyuwangi, Jawa Timur, setelah seorang pria berinisial ADS (35), warga Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSUD Blambangan, Selasa dini hari. Berat badan korban yang diperkirakan mencapai 200 kilogram membuat proses pemindahan jenazah tidak dapat dilakukan secara biasa.
Kondisi tersebut membuat pihak keluarga meminta bantuan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi. Laporan diterima melalui layanan Call Center sekitar pukul 03.44 WIB, beberapa saat setelah korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 02.00 WIB.
Proses evakuasi kemudian melibatkan personel Damkarmat, Basarnas, layanan ambulans, serta warga sekitar. Seluruh tim bekerja sama untuk memindahkan jenazah dari rumah sakit hingga ke lokasi pemakaman dengan mengutamakan keselamatan petugas dan penghormatan kepada jenazah.
Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Banyuwangi, Salam Bikwanto, mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari keluarga korban.
"Kami menerima laporan sekitar pukul 03.44 WIB. Keluarga meminta bantuan untuk mengevakuasi sekaligus mengantar jenazah dari RSUD Blambangan menuju lokasi pemakaman karena berat badan korban diperkirakan mencapai 200 kilogram," ujar Salam.
Untuk mendukung proses tersebut, petugas menggunakan berbagai peralatan khusus, seperti katrol, karmantel, tali webbing, carabiner, body harness, basket stretcher, hingga kendaraan operasional. Peralatan itu digunakan agar proses pemindahan dapat berlangsung aman dan terkendali.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
