PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan terus memperkuat kualitas tata kelola data sebagai fondasi penyusunan kebijakan pembangunan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengikuti Penilaian Interview Evaluasi Pembinaan Statistik Sektoral, dengan menjadikan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) sebagai sampel utama penilaian tahun ini.
Kegiatan yang berlangsung secara virtual di Ruang Command Center Pemkab Pasuruan tersebut merupakan bagian dari implementasi Satu Data Indonesia, yang bertujuan menghadirkan data pemerintah yang akurat, terpadu, dan mudah diakses masyarakat.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasuruan, Bagas Susilo, menegaskan bahwa evaluasi statistik sektoral bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi. Menurutnya, proses tersebut menjadi tolok ukur kualitas tata kelola data yang dimiliki pemerintah daerah.
"Hasil evaluasi ini akan menunjukkan sejauh mana kualitas tata kelola data yang telah dibangun pemerintah daerah dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, monitoring, hingga evaluasi pembangunan," ujarnya.
Bagas menambahkan, data yang valid dan terintegrasi menjadi kunci agar setiap kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Evaluasi tersebut diikuti Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan Firdaus Handara bersama tim wali data, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Heru Farianto beserta tim penyedia data, serta perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) sebagai Sekretariat Forum Satu Data Kabupaten Pasuruan.
Pada penilaian tahun ini, tim evaluator menggunakan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) sebagai contoh statistik sektoral. Data tersebut diperoleh dari kompilasi administrasi berbagai perpustakaan di sejumlah kecamatan yang kemudian dilengkapi dengan penyusunan metadata statistik sektoral.
Penelaah Teknis Kebijakan Bapperida Kabupaten Pasuruan, Ifa Arafutul Hidayah, menjelaskan bahwa TGM dipilih karena menjadi indikator wajib yang dievaluasi setiap tahun.
"Tingkat Kegemaran Membaca sudah tercantum dalam Indikator Kinerja Daerah (IKD) dan menjadi bagian dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Karena itu, kualitas datanya harus benar-benar terjamin," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Pasuruan Firdaus Handara mengatakan pihaknya terus mengembangkan Portal Satu Data Kabupaten Pasuruan agar masyarakat semakin mudah memperoleh informasi resmi pemerintah.
Menurut Firdaus, pengembangan portal tidak hanya berfokus pada penyajian statistik, tetapi juga mengintegrasikan berbagai layanan informasi daerah dalam satu platform sehingga akses data menjadi lebih cepat dan efisien.
"Saat ini kami terus mengembangkan berbagai fitur pada Portal Satu Data yang nantinya akan terintegrasi dengan website resmi Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Harapannya, masyarakat semakin mudah mengakses informasi dan data yang dibutuhkan," katanya.
Di akhir evaluasi, Firdaus mengapresiasi berbagai masukan dari tim evaluator BPS. Ia berharap hasil penilaian tersebut menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data di Kabupaten Pasuruan.
Melalui evaluasi statistik sektoral ini, Pemkab Pasuruan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan data yang kredibel, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, transparan, serta tepat sasaran.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
