SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya sukses menggelar World Football Night untuk pertama kalinya. Ajang nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina itu berhasil menarik hampir 500 peserta dari berbagai kalangan dan berlangsung meriah hingga laga berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0.
Mengusung tema "Satu Lapangan, Satu Semangat, Satu Kebersamaan", kegiatan yang digelar di halaman kampus Untag Surabaya ini tidak hanya menjadi tempat menyaksikan pertandingan sepak bola terbesar dunia, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antara civitas akademika dan masyarakat.
Peserta yang hadir berasal dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, hingga masyarakat umum. Sejumlah tamu kehormatan juga turut meramaikan acara, di antaranya perwakilan Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) MUI Jawa Timur, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Pengawas Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, jajaran pengurus yayasan, serta pimpinan Untag Surabaya.
Nobar final Piala Dunia 2026 di Untag Surabaya dipadati hampir 500 peserta. Spanyol keluar sebagai juara usai mengalahkan Argentina 1-0 dalam suasana penuh kebersamaan. Foto iNewsSurabaya.id/arif
Rektor Untag Surabaya Harjo Seputro, S.T., M.T., mengatakan World Football Night bukan sekadar kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi media pembelajaran karakter yang sarat nilai positif.
Menurutnya, sepak bola mengajarkan pentingnya strategi, disiplin, kerja sama tim, hingga semangat pantang menyerah yang relevan diterapkan dalam kehidupan akademik maupun dunia kerja.
"Dengan sepak bola kita diajarkan bagaimana menyusun strategi untuk meraih kemenangan, strategi yang tepat, disiplin, dan tidak pantang menyerah. Itu yang juga kita terapkan di kampus tercinta kita, Untag Surabaya. Mari kita saksikan acara pada malam ini dengan tertib dan tetap menjaga lingkungan," ujar Harjo.
Semangat persatuan juga diwujudkan melalui prosesi penandatanganan banner jersey finalis Piala Dunia 2026, yakni Spanyol dan Argentina. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor bersama jajaran Wakil Rektor, Pengawas, dan Ketua YPTA Surabaya sebagai simbol kebersamaan serta dukungan terhadap penyelenggaraan World Football Night perdana.
Sebelum pertandingan dimulai, suasana semakin semarak dengan penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Untag Surabaya yang menghibur para peserta.
Panitia juga membagikan berbagai hadiah melalui undian spin doorprize. Hadiah utama berupa satu unit sepeda listrik menjadi magnet tersendiri yang membuat peserta tetap bertahan hingga acara selesai.
Mahasiswa Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin) Untag Surabaya, Fahrezi Chandra Kusuma, mengaku sengaja datang bersama teman-temannya untuk menikmati atmosfer nobar yang berbeda.
"Mau belain nobar karena ngerasa ada temennya pas nonton jadi enggak ngerasa sendirian. Senang bisa hadir di sini, selain seru nonton bareng, juga bisa menambah relasi dan silaturahmi," katanya.
Antusiasme serupa juga datang dari masyarakat umum. Allya Ayu Derajati, yang sedang berada di Surabaya, mengaku tertarik menghadiri acara setelah mengetahui informasi mengenai nobar yang digelar Untag Surabaya.
"Kebetulan sedang di Surabaya dan ada informasi kalau Untag mengadakan nobar. Saya tertarik karena kapan lagi nonton bareng final Piala Dunia sambil berkesempatan mendapatkan doorprize," ujarnya.
Pertandingan final yang dimulai pukul 02.00 WIB berlangsung sengit. Spanyol akhirnya memastikan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Argentina dengan skor tipis 1-0.
Keberhasilan penyelenggaraan perdana World Football Night menjadi catatan positif bagi Untag Surabaya. Kampus berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk PDUF MUI Jawa Timur, sekaligus menumbuhkan nilai sportivitas, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
