SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri tidak membuat Persebaya Surabaya memasang target tinggi di Piala Presiden 2026. Alih-alih mengejar trofi, Green Force memilih menjadikan turnamen pramusim ini sebagai laboratorium untuk membangun kekompakan tim sebelum Liga 1 2026/2027 dimulai.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan timnya masih berada dalam fase pembentukan. Banyaknya pemain anyar membuat proses adaptasi menjadi pekerjaan utama yang harus diselesaikan dalam beberapa pekan ke depan.
Menurut pelatih asal Portugal tersebut, Piala Presiden merupakan kesempatan ideal untuk menyatukan chemistry antarpemain sekaligus mengasah pemahaman terhadap filosofi permainan yang ingin diterapkannya musim ini.
"Kami masih dalam proses membangun tim. Banyak pemain baru sehingga kami membutuhkan waktu untuk menyatukan chemistry dan kekompakan. Piala Presiden adalah bagian dari persiapan kami menuju Liga 1," ujar Bernardo Tavares dalam konferensi pers jelang laga perdana.
Bernardo menekankan bahwa hasil pertandingan bukanlah tolok ukur utama pada turnamen ini. Baginya, perkembangan performa tim, meningkatnya kerja sama antarlini, serta kesiapan fisik pemain jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar kemenangan.
Ia berharap setiap pertandingan mampu memberikan gambaran mengenai perkembangan skuad sehingga Persebaya siap tampil lebih solid ketika kompetisi resmi Liga 1 2026/2027 bergulir.
Optimisme serupa juga disampaikan penjaga gawang sekaligus andalan Persebaya, Ernando Ari. Kiper Timnas Indonesia itu memastikan seluruh pemain telah menjalani persiapan dengan maksimal dan siap memanfaatkan setiap pertandingan sebagai proses membangun kekompakan.
"Persiapan kami berjalan dengan baik. Semua pemain bekerja keras di latihan dan saling membantu untuk membangun chemistry. Kami siap memberikan yang terbaik di setiap pertandingan sebagai bekal menghadapi Liga 1," kata Ernando.
Ernando juga berharap dukungan penuh dari Bonek dan Bonita mampu menjadi suntikan semangat bagi seluruh pemain selama menjalani Piala Presiden 2026. Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo diyakini dapat membantu tim mempercepat proses adaptasi para pemain baru.
Dengan komposisi skuad yang mengalami banyak perubahan, Piala Presiden 2026 menjadi ujian awal bagi Green Force untuk menemukan ritme permainan terbaik. Di tengah tingginya ekspektasi suporter, Persebaya dituntut segera membangun identitas permainan yang solid agar mampu bersaing sejak pekan pertama Liga 1 musim 2026/2027.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
