SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kehadiran ATM Emas Pegadaian mulai memberikan dampak positif terhadap perkembangan bisnis emas. Layanan ini dinilai mampu mendorong minat masyarakat untuk memiliki emas sekaligus memberikan kemudahan bagi nasabah yang ingin mengubah saldo tabungan emas digital menjadi emas fisik.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, mengatakan inovasi ATM Emas menjadi salah satu upaya perusahaan memperkuat bisnis emas di tengah perkembangan investasi digital.
Menurut Ahmad, kemudahan mencetak emas fisik menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk tabungan emas.
"ATM Emas memberikan kemudahan kepada nasabah tabungan emas. Kapan pun masyarakat ingin mencetak emas fisiknya, bisa dilakukan melalui layanan tersebut. Ini menjadi bukti bahwa tabungan emas benar-benar memiliki underlying berupa emas fisik," kata Ahmad Zaenudin.
Ia menilai keberadaan ATM Emas tidak hanya memberikan kemudahan transaksi, tetapi juga dapat memperkuat keyakinan masyarakat bahwa investasi emas digital yang dimiliki tetap memiliki aset fisik sebagai dasar.
Di sisi bisnis, Ahmad mengungkapkan kinerja Pegadaian Kanwil XII Surabaya sepanjang semester pertama 2026 masih berada di jalur sesuai target yang telah ditetapkan perusahaan.
Pertumbuhan bisnis Pegadaian yang sebelumnya berada di kisaran 15,05 persen, kini meningkat menjadi 16,7 persen. Capaian tersebut bahkan telah melampaui target semester pertama.
"Secara umum kinerja semester pertama sudah sesuai rencana kerja perusahaan. Memang ada tantangan di tengah perjalanan, tetapi hasilnya masih cukup baik," jelasnya.
Memasuki semester kedua, Pegadaian Jawa Timur sebelumnya mematok target pertumbuhan bisnis hingga sekitar 20 persen. Namun, melihat kondisi pasar yang mulai mengalami perlambatan, perusahaan melakukan penyesuaian terhadap proyeksi hingga akhir tahun.
Ahmad menyebut pertumbuhan bisnis Pegadaian hingga penghujung 2026 kini diproyeksikan berada di sekitar 18 persen.
"Kami tetap optimistis, meskipun ada perlambatan. Saat ini proyeksi kami berada di kisaran 18 persen sampai akhir tahun," imbuhnya.
ATM Emas Perkuat Kepercayaan Investasi Emas
Menurut Ahmad, perkembangan layanan berbasis emas menjadi bagian penting dalam memperkuat bisnis non-gadai Pegadaian. ATM Emas menjadi salah satu inovasi yang memberikan pengalaman berbeda bagi nasabah karena saldo emas digital dapat dicetak menjadi emas fisik dengan lebih praktis.
Kemudahan tersebut diharapkan semakin menarik masyarakat untuk memanfaatkan produk tabungan emas sebagai salah satu pilihan investasi.
Selain memberikan akses pencetakan emas fisik, inovasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pegadaian meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah.
Dalam pengembangan bisnis, Pegadaian Kanwil XII Surabaya masih mempertahankan komposisi portofolio sekitar 80 persen bisnis gadai dan 20 persen bisnis non-gadai.
Segmen non-gadai terus diperkuat melalui pengembangan produk tabungan emas, penambahan jumlah nasabah baru, serta berbagai layanan investasi berbasis emas.
Ahmad mengatakan pertumbuhan tabungan emas menjadi salah satu indikator yang terus dipantau perusahaan.
"Kami terus memantau pertumbuhan tabungan emas dan penambahan nasabah baru karena menjadi indikator penting dalam pengembangan bisnis non-gadai," pungkas Ahmad Zaenudin.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
