Sementara itu, operasi water bombing yang dilakukan tiga helikopter telah mencapai 35 sortie dengan 166 rit. Total air yang dijatuhkan ke lokasi kebakaran mencapai sekitar 477.500 liter.
Operasi penanganan karhutla melibatkan berbagai unsur, mulai dari BNPB, BPBD Jatim, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Polhut, TNI/Polri, BMKG Juanda, hingga BPBD dan pemadam kebakaran dari sejumlah kabupaten/kota.
Sejumlah relawan juga turut terlibat, termasuk relawan peduli api, Manggala Agni, serta masyarakat setempat. Meski tidak lagi ditemukan titik api, penyisiran dan pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara di kawasan yang sebelumnya terbakar.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
