Pemprov Jatim Kirim TRC BPBD untuk Bantu Korban Gempa NTT

Lukman Hakim
Gempa NTT, tim BPBD Jatim dikirim untuk asesmen dan pencarian korban. (Foto : istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim mengirim personel Tim Reaksi Cepat (TRC) ke wilayah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). 

Sebanyak tujuh personel dengan kemampuan pencarian dan pertolongan diberangkatkan sebagai Tim Advance untuk membantu penanganan dampak gempa di NTT. Tim tersebut dijadwalkan berangkat pada Minggu (16/8/2026) pagi.

Pelepasan tim dipimpin langsung Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno di halaman Kantor BPBD Jatim, Sabtu (15/8/2026) malam.

Gatot mengatakan pengiriman personel tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemprov Jatim terhadap masyarakat NTT sekaligus tindak lanjut arahan Gubernur Jatim.

“Sebagaimana arahan Ibu Gubernur, sebagai sikap Jatim atas kejadian gempa yang menimpa saudara kita di NTT, kita akan memberangkatkan tujuh orang ke lokasi kejadian dengan spesifikasi pencarian dan pertolongan. Rencananya, mereka akan berangkat besok pagi,” ujar Gatot.

Setibanya di lokasi, Tim Advance BPBD Jatim akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat serta melakukan asesmen untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

Selain personel, BPBD Jatim juga membekali tim dengan sejumlah sarana komunikasi. Peralatan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi gangguan jaringan komunikasi di wilayah terdampak sekaligus memastikan koordinasi antara tim di lapangan dan posko tetap berjalan.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan anggota Mitra Praja Utama (MPU) yang berjumlah sembilan provinsi untuk membantu penanganan dampak gempa yang terjadi di sana,” kata Gatot.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026) dini hari. Berdasarkan data yang disampaikan BPBD Jatim, pusat gempa berada sekitar 37 kilometer sebelah utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada pukul 04.58.24 WIB.

Gempa tersebut berlokasi pada koordinat 8,35 derajat Lintang Selatan dan 121,37 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.

Berdasarkan data BMKG hingga Sabtu pukul 23.00 WIB, gempa utama tersebut diikuti 512 kali gempa susulan. Gempa susulan terbesar tercatat bermagnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil bermagnitudo 1,9.

Pemprov Jatim melalui BPBD Jatim memastikan terus memantau perkembangan situasi di NTT dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung upaya penanganan bencana.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network