Dari Bisnis Mahasiswa hingga Rekor MURI, Ini Gebrakan Petra Buat Ekosistem Kampus

Arif Ardliyanto
PBEF 2026 UK Petra melibatkan 275 tenant mahasiswa dan alumni. Kampus juga menargetkan 1.700 mahasiswa baru serta memperkuat ekosistem alumni. Foto iNewsSurabaya.id/arif

PBEF 2026 juga memperlihatkan semakin besarnya peran alumni dalam kegiatan kampus. Alumni UK Petra sekaligus Ketua Panitia PBEF 2026, Teddy Salim, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai target yang ditetapkan panitia.

“Rangkaian acara cukup berjalan dengan baik dan lancar. Target-target yang ingin dicapai juga tercapai dengan baik. Respons mahasiswa dalam pendaftaran juga cukup bagus,” ujar Teddy.

Sejumlah tokoh dan perwakilan pemerintah turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Teddy menyebut keterlibatan berbagai pihak menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan PBEF tahun ini.

Selain kegiatan pameran dan menghadirkan sejumlah bintang tamu, agenda tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan dengan alumni melalui pengembangan platform digital Petranesian Impact.

Platform ini dirancang sebagai ruang yang mempertemukan alumni, mahasiswa, universitas, dan komunitas bisnis UK Petra. Alumni dapat memanfaatkannya untuk menawarkan jasa, berbagi informasi lowongan pekerjaan, membangun jaringan profesional hingga melakukan transaksi melalui marketplace internal.

Platform tersebut juga membuka ruang bagi alumni untuk kembali berkontribusi kepada almamater melalui berbagai bentuk dukungan, termasuk penggalangan dana dan pengembangan pendidikan.

Di tengah rangkaian PBEF, perhatian juga diarahkan pada penerimaan mahasiswa baru. Teddy mengatakan respons calon mahasiswa terhadap kegiatan dan informasi mengenai UK Petra cukup positif.

“Pendaftaran calon mahasiswa cukup baik, meningkat. Hampir semua jurusan banyak yang mungkin selama ini kurang memahami Petra. Melalui performa hari ini, responsnya cukup positif dan pendaftaran terus dilakukan,” katanya.

Berdasarkan laporan sementara panitia, jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 30 hingga 40 persen dari kuota mahasiswa baru yang ditargetkan. Teddy menegaskan angka tersebut masih bersifat sementara karena proses pendataan masih berlangsung.

“Kalau kuota tahunan, mungkin boleh dikatakan sudah terisi 30 sampai 40 persen dari kuota yang ingin dicapai. Harusnya tahun ini kita harapkan ada peningkatan dari tahun lalu,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UK Petra Surabaya, Dr. Rudy Setiawan, S.T., M.T., mengatakan kampus masih memiliki kapasitas untuk meningkatkan jumlah mahasiswa baru.

Pada tahun sebelumnya, jumlah mahasiswa baru UK Petra berada di kisaran 1.300 orang. Tahun ini kampus berharap jumlah tersebut dapat meningkat hingga mendekati 1.700 mahasiswa.

“Kalau tahun kemarin kami sudah naik 30 persen dari sebelumnya di kisaran 1.300. Kami berharap kalau bisa naik sampai 1.700. Secara fasilitas kami mampu menerima sebanyak itu,” kata Rudy.

Rudy mengakui persaingan perguruan tinggi semakin luas. Calon mahasiswa kini memiliki banyak pilihan, termasuk kampus di luar negeri.

Kondisi tersebut membuat UK Petra berupaya mempertahankan karakter pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Pendidikan mahasiswa diarahkan untuk mencakup perkembangan intelektual, emosional, dan spiritual.

“Kami menyebutnya full person education. Jadi mahasiswa tidak hanya pandai secara intelektual, tetapi juga secara emosional, spiritual dan seterusnya. Harus utuh, ini yang bertumbuh,” ujarnya.

Perubahan kebutuhan industri juga mendorong perguruan tinggi menyiapkan pilihan program studi yang lebih beragam.

Rudy menyebut sejumlah bidang yang masih memiliki peminat, di antaranya desain komunikasi visual, fashion, digital media, teknologi informasi, serta bidang yang berkaitan dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Sementara itu, program studi yang telah menjadi bagian dari perjalanan UK Petra, seperti teknik sipil, arsitektur, mesin, dan sastra Inggris, tetap dipertahankan.

Menurut Rudy, pembelajaran juga perlu memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia kerja. Ia mencontohkan Teknik Sipil UK Petra yang melibatkan dosen dengan pengalaman sebagai praktisi.

“Teknik Sipil kami ini unik karena sebagian besar dosennya juga praktisi. Kami memang menyiapkan mereka untuk nanti pekerjaan, dan belajarnya bukan cuma teori,” jelasnya.

Ia menilai perubahan kebutuhan industri membuat perguruan tinggi harus terus menyesuaikan pilihan pendidikan yang ditawarkan kepada calon mahasiswa.

“Kebutuhannya semakin luas. Jadi harus menyediakan pilihan yang lebih variatif,” katanya.

Keterlibatan alumni menjadi bagian lain yang ingin diperkuat UK Petra. Pengalaman lulusan yang telah memasuki berbagai bidang dinilai dapat menjadi sumber pembelajaran bagi mahasiswa yang masih berada di bangku kuliah.

Rudy mengatakan alumni tidak hanya diposisikan sebagai bagian dari jejaring profesional, tetapi juga diharapkan dapat ikut memberi dampak kepada generasi mahasiswa berikutnya.

“Kalau kita sukses tapi hanya untuk kita, itu belum cukup. Yang penting adalah bagaimana kita bisa memberikan dampak,” tutur Rudy.

Ia mencontohkan Teddy Salim yang memiliki latar belakang teknik sipil, tetapi kemudian mengembangkan aktivitasnya ke berbagai bidang, termasuk bisnis.

“Pak Teddy ini sipil, tetapi kemudian berkembang ke mana-mana, termasuk bisnisnya. Itu membuktikan bahwa kami memberikan dasarnya, termasuk karakter. Selebihnya ada kontribusi alumni dan itu bisa bertumbuh,” ujarnya.

Ke depan, PBEF diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Teddy mengatakan kegiatan tersebut akan kembali dikembangkan dengan cakupan dan dampak yang lebih luas.

“Kami berharap ke depan bisa menjadi lebih baik dan hadir lagi di tahun depan, 2027, dengan dampak yang lebih besar lagi,” kata Teddy.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network