Meski puas dengan kemenangan tersebut, Vickery menyadari perjalanan Garuda masih panjang. Ia menilai Indonesia masih memiliki sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki, terutama menjelang pertandingan menghadapi Malaysia.
“Masih ada ruang untuk perbaikan, terutama saat kami menghadapi Malaysia,” katanya.
Sementara itu, Singapura berusaha merespons setelah tertinggal. The Lions beberapa kali mencoba membangun serangan untuk mencari gol penyama kedudukan.
Namun, lini belakang Indonesia mampu menjaga konsentrasi. Tekanan Singapura belum menghasilkan peluang yang benar-benar mampu mengubah skor.
Memasuki babak kedua, Indonesia tetap berusaha menjaga intensitas permainan. Garuda tidak hanya bertahan untuk mempertahankan keunggulan, tetapi juga mencari kesempatan untuk menambah gol.
Peluang tersebut akhirnya datang melalui titik putih. Indonesia mendapatkan penalti dan Ole Romany dipercaya menjadi eksekutor.
Ole Romany menjalankan tugasnya dengan baik. Pada menit ke-73, penyerang Timnas Indonesia tersebut sukses mengonversi tendangan penalti menjadi gol sekaligus menggandakan keunggulan Garuda menjadi 2-0.
Selepas mencetak gol, Ole Romany langsung ditarik keluar. Hanan masuk menggantikan posisi Ole Romany untuk membantu Indonesia mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
Singapura masih berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan. Namun, pertahanan Indonesia tampil disiplin sehingga lawan kesulitan menemukan ruang untuk mencetak gol.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-0 untuk kemenangan Timnas Indonesia tetap bertahan.
Dua gol Oratmangun dan Ole Romany menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Bagi Luke Vickery, laga ini juga menjadi debut yang berkesan karena mampu memberikan assist untuk gol pertama Indonesia.
Meski meraih kemenangan, posisi Timnas Indonesia masih berada di bawah Malaysia pada klasemen sementara FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda pun masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan performa sebelum menghadapi lawan berikutnya.
Pertandingan melawan Malaysia bakal menjadi ujian berikutnya bagi skuad Garuda. Evaluasi dan perbaikan diperlukan agar Indonesia mampu tampil lebih solid setelah meraih kemenangan atas Singapura.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
