Lokasi yang diduga menjadi titik sumber ledakan merupakan sebuah ruko yang digunakan untuk usaha kuliner Nasi Tempong Sri Dewi.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti ledakan. Petugas masih melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan sumber ledakan serta faktor yang memicunya.
Informasi mengenai ledakan pertama kali diterima melalui layanan darurat 112 Surabaya. Setelah laporan masuk, petugas gabungan bergerak menuju lokasi untuk mengamankan kawasan dan melakukan penanganan awal.
Situasi di sekitar lokasi sempat dipenuhi puing material. Pecahan kaca terlihat berserakan, sementara sejumlah bangunan dan kendaraan menunjukkan kerusakan akibat dampak ledakan.
Penanganan melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, Tim Gegana Polda Jatim, Inafis Polrestabes Surabaya, serta personel Polsek Mulyorejo.
Petugas melakukan sterilisasi dan pengamanan area untuk memastikan kondisi lokasi aman. Tim Inafis bersama kepolisian juga melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti dan keterangan yang diperlukan.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan di kawasan Perumahan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, masih dalam penyelidikan. Polisi masih memeriksa lokasi serta meminta keterangan saksi untuk mengungkap kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
