SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur (Jatim) mencatat, sebanyak 9.175 sepeda motor masuk dalam rencana layanan servis gratis yang digelar oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Jatim. Angka ini berhasil melampaui target awal sebanyak 8.100 unit.
Program yang dilaksanakan pada Kamis (8/10/2026) ini merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim. Selain memperkuat peran pendidikan vokasi, kegiatan ini menjadi wadah pembuktian kompetensi para murid SMK melalui pelayanan langsung kepada masyarakat.
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menjelaskan, layanan gratis yang diberikan mencakup penggantian oli, penyetelan mesin (tune up), hingga pencucian sepeda motor. Seluruh siswa yang diterjunkan merupakan murid pilihan yang telah membekali diri melalui pembelajaran praktik dan Praktik Kerja Industri (Prakerin),” katanya, Rabu (14/10/2026).
Selama pelaksanaan kegiatan, para siswa didampingi langsung oleh guru pendamping serta teknisi profesional dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). "Pendampingan ini memastikan kegiatan berjalan sesuai standar industri, sekaligus melatih kedisiplinan dan ketelitian para siswa sebelum memasuki dunia kerja," tambah Aries.
Secara keseluruhan, program ini melibatkan 354 SMK di Jatim, melampaui target awal sebanyak 350 sekolah. Total partisipan mencakup terdiri dari, 50.448 murid SMK, 336 guru pendamping, serta 314 teknisi dari mitra DUDI.
Dari total 9.175 sepeda motor yang terlayani, sebanyak 8.864 unit terdaftar dalam rencana awal dan 311 unit merupakan pendaftar tambahan. Ke depan, Dindik Jatim berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan dengan DUDI melalui pengembangan teaching factory, kelas industri, hingga penyelarasan kurikulum agar lulusan SMK semakin relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
