Di tengah besarnya kobaran api, pemilik bangunan bersama sejumlah karyawan berhasil keluar untuk menyelamatkan diri. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran pabrik tahu di Krian tersebut.
Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan dan menghanguskan area produksi. Nilai kerugian material sementara diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan api berasal dari ruang penggorengan menjadi salah satu keterangan awal yang akan didalami dalam proses pemeriksaan.
Penanganan kasus kebakaran tersebut dilakukan oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Krian, Polresta Sidoarjo. Petugas akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab munculnya api yang menghanguskan pabrik tahu milik Kayat itu.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk dengan aktivitas produksi yang menggunakan kayu bakar. Keberadaan bahan yang mudah terbakar berpotensi mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran di area produksi.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
