63 Batang Kayu Jati Diduga Hasil Pembalakan Liar Ditemukan di Rumah Kosong, Volumenya Bikin Kaget

Siswanto
Sebanyak 63 batang kayu jati berukuran 5,3878 meter kubik diduga hasil pembalakan liar ditemukan di belakang rumah kosong di Pesanggaran, Banyuwangi. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, jumlah kayu jati yang ditemukan mencapai 63 batang dengan total volume 5,3878 meter kubik. Petugas menduga kayu tersebut berasal dari kawasan hutan Perhutani di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pulomerah, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sukomade.

Meski demikian, dugaan asal kayu tersebut masih menjadi bagian dari penanganan lebih lanjut oleh petugas terkait.

Setelah ditemukan, seluruh kayu jati langsung diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan penanganan kasus. Petugas kemudian mengangkut barang bukti tersebut ke Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Ringintelu.

“Seluruh kayu jati yang ditemukan kemudian kami amankan dan dibawa ke Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Ringintelu untuk kepentingan penanganan lebih lanjut,” tegas Edy.

Sebagai tindak lanjut atas temuan tersebut, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Pulomerah telah membuat laporan hasil pemeriksaan dan laporan polisi. Langkah ini menjadi bagian dari proses penanganan dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan temuan kayu jati tanpa dokumen resmi tersebut.

Edy menegaskan, pengamanan kayu jati ini merupakan bagian dari upaya Perhutani menjaga aset negara sekaligus melindungi kawasan hutan dari potensi praktik pembalakan liar.

Temuan di wilayah Pesanggaran tersebut juga menjadi perhatian dalam pengawasan peredaran hasil hutan, terutama untuk memastikan setiap kayu yang diangkut atau disimpan memiliki dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga tahap pemeriksaan awal, kayu jati tersebut telah diamankan di TPK Ringintelu untuk penanganan lebih lanjut. Asal-usul kayu dan dugaan keterkaitannya dengan aktivitas pembalakan liar masih perlu dipastikan melalui proses pemeriksaan.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network