Kota Surabaya menjadi penyumbang merchant terbanyak dengan 1.227.372 merchant (40,3 persen). Disusul Kabupaten Sidoarjo 509.805 (16,7 persen) dan Kabupaten Gresik 239.040 (7,8 persen). Berdasarkan kategori, 74,2 persen merchant QRIS di Jatim adalah usaha mikro.
“Pertumbuhan QRIS Jatim juga lebih tinggi dari nasional. Year on Year (YoY) pertumbuhan di Jatim 22,7 persen, sementara nasional 16,2 persen,” kata Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) BI, Ginanjar.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
