Kongres PSSI Jatim Tak Kunjung Jelas, Pengurus Daerah Keluhkan Anggaran Mandek dan Desak Perubahan

Saiful Arif
Kongres Pemilihan Asprov PSSI Jawa Timur belum jelas. Pengurus daerah mengeluhkan kendala anggaran dan mendesak perubahan kepemimpinan. Foto iNewsSurabaya.id/alup

Desakan pembenahan organisasi juga disampaikan Ketua Askab PSSI Sidoarjo, Pudji Daryo. Dia menilai perubahan kepemimpinan diperlukan agar Asprov PSSI Jawa Timur memiliki program kerja yang lebih terarah dan target pembinaan yang dapat diukur.

Menurut Pudji, kepemimpinan baru diharapkan mampu menyusun agenda yang jelas serta memastikan program pembinaan sepak bola berjalan secara berkelanjutan di berbagai daerah.

Bagi pengurus kabupaten dan kota, kongres tidak sekadar menjadi forum pemilihan ketua dan jajaran pengurus. Agenda tersebut juga dinilai sebagai kesempatan untuk mengevaluasi tata kelola organisasi, memperkuat komunikasi dengan anggota, serta menyusun prioritas pengembangan sepak bola Jawa Timur.

Program yang terukur diperlukan agar pelaksanaan kegiatan dapat dievaluasi secara berkala. Dengan demikian, pembinaan pemain, kompetisi daerah, dan koordinasi antarpengurus dapat berjalan lebih terarah.

Di tengah munculnya kritik dari pengurus daerah, Plt Ketua Asprov PSSI Jawa Timur, Khairul Anwar, menyatakan proses pelaksanaan kongres masih menunggu rekomendasi.

“Saat ini kita masih tunggu rekomendasi kongres untuk Jatim,” ujar Khairul Anwar.

Pernyataan tersebut belum disertai kepastian tanggal pelaksanaan kongres maupun penjelasan mengenai tahapan berikutnya. Akibatnya, pengurus daerah masih harus menunggu kejelasan mengenai proses pemilihan kepengurusan definitif.

Situasi ini menempatkan Asprov PSSI Jawa Timur dalam dua tuntutan sekaligus. Di satu sisi, organisasi perlu menuntaskan tahapan menuju kongres. Di sisi lain, aktivitas dan pembinaan sepak bola di daerah tetap membutuhkan koordinasi serta kepastian administrasi.

Keputusan mengenai jadwal dan mekanisme kongres menjadi hal yang dinantikan untuk menjawab berbagai pertanyaan pengurus daerah.

Kongres pemilihan Asprov PSSI Jawa Timur diharapkan menjadi titik penting untuk menuntaskan ketidakpastian kepengurusan. Selain menentukan pemimpin baru, forum tersebut juga dapat menjadi momentum untuk merumuskan kembali arah program dan prioritas pembinaan sepak bola di provinsi ini.

Sebelumnya, PSSI Pusat menyampaikan rencana percepatan kongres asosiasi provinsi sebelum Kongres PSSI 2027. Namun, jadwal khusus pelaksanaan kongres di Jawa Timur masih memerlukan kepastian melalui informasi resmi terbaru.

Pengurus daerah kini menantikan langkah konkret, mulai dari kepastian jadwal, mekanisme pemilihan, hingga agenda pembenahan organisasi setelah kepengurusan definitif terbentuk.

Tantangan yang dihadapi bukan hanya soal pergantian figur. Asprov PSSI Jawa Timur juga dituntut membangun komunikasi yang lebih baik dengan Askab dan Askot, menyusun program dengan target terukur, serta menjaga keberlangsungan pembinaan pemain di daerah.

Kepastian kongres menjadi penting agar pengurus daerah dapat kembali menyusun agenda organisasi dengan lebih jelas. Di tengah penantian tersebut, masa depan tata kelola dan pembinaan sepak bola Jawa Timur masih bergantung pada kejelasan proses pemilihan kepengurusan baru.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network