SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Rutinitas pekerjaan dan kemacetan saat jam pulang kantor menjadi latar bagi berkembangnya aktivitas afterwork, yakni kegiatan yang dilakukan setelah menyelesaikan pekerjaan.
Tren ini dimanfaatkan Heineken untuk menghadirkan pengalaman berbeda melalui program Afterwork by Heineken MasterGlass yang berakhir di Surabaya pada 8 Oktober 2026.
Bertempat di Shamrock Kitchen and Bar, Surabaya menjadi kota terakhir dalam rangkaian program yang berlangsung sejak Agustus hingga Oktober 2026. Program tersebut digelar di empat kota dengan melibatkan lebih dari 100 outlet.
Melalui MasterGlass, Heineken mengemas aktivitas setelah bekerja dalam bentuk pengalaman interaktif. Konsumen diajak mengenal teknik penyajian bir melalui Heineken Star Serve, termasuk teknik perfect pour atau cara menuangkan bir sesuai standar penyajian merek tersebut.
Program ini merupakan bagian dari kampanye global Heineken bertajuk The First Sip, yang mengangkat pengalaman menikmati tegukan pertama sebagai momen menyegarkan. Kampanye tersebut berada dalam platform It Could Only Be Heineken.
Marketing Manager Heineken, PT Multi Bintang Indonesia Niaga, Kahfi Arif, mengatakan program MasterGlass dirancang untuk membawa pengalaman merek lebih dekat kepada konsumen melalui aktivitas yang melibatkan partisipasi langsung.
“Melalui MasterGlass, kami ingin membawa semangat tersebut ke pengalaman afterwork yang lebih interaktif, mulai dari mengenal standar Star Serve hingga mencoba teknik perfect pour. Kami senang dapat membawa program ini ke empat kota dan menutup rangkaiannya di Surabaya,” ujar Kahfi, Rabu (21/10/2026).
Untuk mendukung mobilitas konsumen menuju lokasi kegiatan, Heineken juga berkolaborasi dengan Grab melalui program No Rush Hour. Kolaborasi ini ditujukan untuk membantu konsumen menuju outlet yang berpartisipasi sebelum melanjutkan perjalanan pulang.
Selain menawarkan pengalaman penyajian produk, program tersebut mencerminkan strategi pemasaran berbasis pengalaman yang menghubungkan merek dengan aktivitas konsumen di luar jam kerja.
Dengan berakhirnya kegiatan di Surabaya, rangkaian Afterwork by Heineken MasterGlass resmi ditutup setelah berlangsung selama sekitar tiga bulan. Program ini menjadi bagian dari upaya Heineken menghadirkan pendekatan pemasaran melalui interaksi langsung dengan konsumen di sejumlah kota.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
