PAREPARE, iNewsSurabaya.id – Persebaya Surabaya pulang dengan tangan kosong dari markas PSM Makassar setelah kalah 0-1 pada pekan keenam Super League 2026/2027 di Stadion B. J. Habibie, Kamis (22/10/2026). Kekalahan Green Force terasa menyakitkan karena dua kesempatan penalti Alex Martins pada masa injury time gagal mengubah keadaan.
Gol bunuh diri Yuran Fernandes menjadi penentu kemenangan PSM. Di sisi lain, Persebaya sebenarnya memiliki peluang untuk mencuri poin, terutama setelah permainan mereka meningkat pada babak kedua. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat upaya tim tamu berakhir tanpa hasil.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui anak asuhnya tidak mampu menunjukkan permainan terbaik pada paruh pertama. Ia menilai timnya kesulitan mengembangkan permainan dan tidak banyak menciptakan ancaman berarti ke gawang lawan.
“Babak pertama kami tidak bermain bagus. Hanya ada situasi ketika Risto terpeleset dan Reza melakukan penyelamatan yang menghasilkan sepak pojok,” ujar Bernardo Tavares.
Persebaya Bangkit pada Babak Kedua, Peluang Beruntun Terbuang
Memasuki babak kedua, Bernardo mencoba mengubah situasi dengan memasukkan Toni Firmansyah dan Alex Martins. Keduanya menggantikan Rian dan Diogo Ramalho untuk menambah agresivitas serangan Persebaya.
Perubahan tersebut membuat Bajol Ijo tampil lebih berani. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi belum satu pun yang berbuah gol.
Toni Firmansyah lebih dahulu mengancam pertahanan PSM pada menit ke-49 melalui tembakannya. Sepuluh menit berselang, giliran Miguel Pereira yang memperoleh kesempatan untuk membawa Persebaya unggul, tetapi peluang itu belum bisa dimaksimalkan.
Kesempatan terbaik datang pada menit ke-60. Alex Martins mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan, tetapi bola justru membentur mistar gawang. Peluang emas tersebut menjadi salah satu momen yang disesali Persebaya dalam pertandingan ini.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
