Dari Blitar, PSF FC Warisi Semangat Bung Karno untuk Generasi Muda

Lukman Hakim
Putra Sang Fajar Football Club (PSF FC) resmi diperkenalkan kepada publik di Blitar. (Foto : istimewa).

BLITAR, iNewsSurabaya.id – Semangat perjuangan, persatuan, dan gotong royong Bung Karno kini dihidupkan melalui lapangan sepak bola. Putra Sang Fajar Football Club (PSF FC) resmi diperkenalkan kepada publik di Blitar, Kamis (5/11/2026), dengan membawa misi lebih besar dari sekadar mengejar prestasi di Liga 3.

Mengusung nama Putra Sang Fajar, julukan Bung Karno, klub ini ingin menjadikan sepak bola sebagai medium untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan Proklamator sekaligus membangun karakter generasi muda. Blitar dipilih sebagai homebase karena memiliki ikatan historis yang kuat dengan Presiden pertama Republik Indonesia tersebut.

Direktur PSF FC, Ronny Talapessy, mengatakan kehadiran klub ini merupakan bagian dari upaya menghidupkan semangat Bung Karno melalui olahraga. Nilai disiplin, keberanian, persatuan, dan perjuangan diharapkan menjadi fondasi bagi perjalanan PSF FC, baik di dalam maupun di luar lapangan.

“Pemilihan nama Putra Sang Fajar menjadi representasi nilai-nilai perjuangan yang ingin diwariskan melalui sepak bola, yaitu semangat gotong royong, persatuan, dan pembentukan karakter generasi muda,” ujar Ronny.

Menurutnya, PSF FC juga menjadi kelanjutan dari semangat pembinaan yang sebelumnya dibangun melalui Soekarno Cup, turnamen sepak bola usia muda antarprovinsi se-Indonesia yang rutin digelar sejak 2023. Sejumlah pemain potensial yang lahir dari ajang tersebut kini mendapatkan kesempatan melangkah ke level sepak bola lebih tinggi bersama PSF FC di Liga 3.

Dalam membangun kekuatan tim, PSF FC memadukan talenta muda, termasuk pemain jebolan Soekarno Cup, dengan sejumlah pemain senior berpengalaman. Komposisi ini diharapkan menghadirkan keseimbangan antara energi generasi muda dan kematangan bertanding. Tim PSF FC ditangani pelatih kepala Agus Sugeng Riyanto, dengan asisten pelatih Anang Maruf dan Arif Eko Prasetiyo.

Semangat Bung Karno juga tercermin dalam identitas klub melalui peluncuran anthem resmi PSF FC. Lirik “dengan keberanian di setiap langkah, bersatu teguh dalam perjuangan” menjadi simbol solidaritas dan kebanggaan bagi pemain, suporter, serta masyarakat.

Semangat perjuangan yang diusung PSF FC tidak hanya diwujudkan melalui kompetisi, tetapi juga lewat kegiatan sosial dan pembinaan sepak bola usia dini.

Manajer PSF FC, Aprizaldi, mengatakan rangkaian peluncuran klub diisi sejumlah kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. 

Di antaranya pertandingan persahabatan amal atau charity game untuk korban kebakaran hutan dan lahan, coaching clinic bagi 350 siswa SSB U-12, serta penyerahan 175 bola kepada 36 sekolah sepak bola di Blitar Raya.

PSF FC juga menyerahkan bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami ingin kehadiran PSF FC memberikan manfaat yang lebih luas. Sepak bola memiliki kekuatan untuk membangun karakter dan menyatukan masyarakat,” kata Aprizaldi.

Dia menambahkan, PSF FC berencana mengembangkan berbagai program sosial secara berkelanjutan, mulai dari coaching clinic, penanaman pohon, hingga beasiswa bagi siswa sekolah sepak bola.

Melalui pembinaan pemain muda, kegiatan sosial, dan identitas yang berakar pada nilai-nilai Bung Karno, PSF FC berharap dapat tumbuh bersama masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola daerah.

“Dengan fondasi pembinaan, perpaduan pemain muda dan senior, identitas klub yang kuat, serta komitmen sosial kepada masyarakat, kami mohon doa restu kepada seluruh masyarakat. PSF FC memulai perjalanannya dengan niat baik ikut memajukan ekosistem sepak bola daerah,” pungkas Aprizaldi.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network