Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Muktamar NU ke-35 Makin Dekat, Para Kiai Beri Peringatan Keras soal Politik Uang, Ini Poinnya
Advertisement . Scroll to see content

Rakernas IPI 2023, Ini Pesan Khusus Dewan Pembina IPI Tjandra Sridjaja Pradjonggo

Senin, 07 Agustus 2023 | 09:10 WIB
  • author Ali Masduki
Rakernas IPI 2023, Ini Pesan Khusus Dewan Pembina IPI Tjandra Sridjaja Pradjonggo
Dewan Pembina IPI Tjandra Sridjaja Pradjonggo, bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. K. H. Ma'ruf Amin. Foto/Istimewa

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) tinggal beberapa hari lagi. Perhelatan akbar pada 11-13 Agustus 2023 ini rencananya akan dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. K. H. Ma'ruf Amin dan beberapa tokoh nasional lainnya .

Jelang pelaksaan, Dewan Pembina IPI, Dr. KPHA. Tjandra Sridjaja Pradjonggo, SH., MH menyampaikan keinginan dan pesan khusus.

Ada beberapa point penting yang disampaikan Dr. KPHA. Tjandra Sridjaja Pradjonggo, SH., MH.

Dalam pernyataannya, akademisi yang juga sebagai praktisi hukum ini menyatakan, pesantren sebagai lembaga pendidikan di negara Indonesia, sudah memberikan sumbangsih secara nyata dalam pembangunan sumber daya bangsa melalui pendidikan.

Pendidikan yang telah diberikan pesantren di seluruh Indonesia, khususnya Ilmu Agama Islam, akan menjadi bekal bagi para santri dan santriwati, untuk secara militan mengabdikan diri baik bagi agama, nusa dan bangsa, sesuai dengan  pandangan hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

"Dalam perjalanan di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,  telah terbukti bahwa sejatinya pondok pesantren memiliki perananan yang sangat besar dalam perkembangan pendidikan di Indonesia," terangnya melalui siaran persnya, Senin (07/8/2023).

Pondok Pesantren, kata Tjandra, telah berhasil memberikan darmabaktinya bagi bangsa Indonesia, untuk bangkit dan keluar menuju kehidupan yang lebih baik, melalui pengajaran atau pendidikan sejak awal didirikan pada masa Walisongo sampai dengan saat ini, berkiprah sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Editor: Ali Masduki

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut