Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cuaca Ekstrem Mengintai, BPBD Banyuwangi Pastikan Alat Deteksi Dini Tsunami Siaga Penuh
Advertisement . Scroll to see content

Viral, Ratusan Penumpang Kapal Sabuk Nusantara 92 Terombang-Ambing di Tengah Laut Masalembu Madura

Selasa, 17 Desember 2024 | 13:57 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Viral, Ratusan Penumpang Kapal Sabuk Nusantara 92 Terombang-Ambing di Tengah Laut Masalembu Madura
Ratusan Penumpang Kapal Sabuk Nusantara 92 Terombang-Ambing di Tengah Laut Masalembu. Foto iNewsSurabaya/iNews.id

SUMENEP, iNewsSurabaya.id – Cuaca buruk di perairan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur, memaksa ratusan penumpang kapal Sabuk Nusantara 92 menghadapi ketegangan selama belasan jam di tengah laut. Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Kalianget pada Sabtu (17/12/2024) pagi seharusnya tiba di tujuan pukul 20.00 WIB, namun cuaca ekstrem memaksa kapal berlindung di sisi timur Pulau Masalembu.

Akibat gelombang besar dan angin kencang, kapal tak mampu bersandar. Situasi ini membuat penumpang cemas, terlebih ketika kapal terus terombang-ambing di tengah laut selama 12 jam. 

Momen menegangkan tersebut terekam dalam video yang beredar, memperlihatkan ketidakpastian di tengah lautan ganas. Demi keselamatan, sebagian penumpang akhirnya nekat menuruni kapal dengan bantuan perahu nelayan. 

Meskipun angin kencang dan gelombang tinggi menghantam perahu kecil, para penumpang tetap berusaha mencapai daratan dengan segala keterbatasan alat pelindung. Perjuangan mereka menggambarkan dramatisnya upaya bertahan hidup di tengah cuaca yang tidak bersahabat.

Kepala UPP Pelabuhan Masalembu, Rahmad, menyatakan pihaknya bersama Dinas Perhubungan dan tim pantai sudah bersiap menerima kedatangan para penumpang. 

"Karena kondisi cuaca buruk, kapal terpaksa berlindung di sisi timur pulau. Siang ini kami akan mencoba menurunkan penumpang agar bisa sampai ke daratan dengan selamat," ujar Rahmad, Selasa (17/12/2024).

Rahmad juga berharap cuaca segera membaik agar kapal Sabuk Nusantara 92 bisa bersandar dengan aman. "Kami berharap kondisi segera normal sehingga seluruh penumpang dapat turun dengan selamat," tambahnya.

Hingga saat ini, situasi cuaca ekstrem masih menjadi tantangan utama bagi perjalanan jalur laut di kawasan tersebut. Insiden ini menjadi pengingat betapa rentannya jalur transportasi laut ketika cuaca tak menentu, terutama di daerah rawan seperti perairan Masalembu.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut