TransJatim Perluas Layanan Lamongan dan Gresik, Begini Cara Hindari Benturan dengan Pengusaha lama
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong kemudahan akses transportasi massal dengan memperluas jangkauan layanan TransJatim. Mulai Oktober 2025, layanan ini akan merambah Lamongan dan Gresik, wilayah yang selama ini belum tersentuh angkutan umum modern secara optimal.
Langkah ini bukan sekadar menambah rute. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono, perluasan ke Lamongan merupakan upaya nyata menjawab kebutuhan warga yang selama ini kesulitan mendapatkan akses transportasi yang murah dan aman.
"Rute ke Lamongan ini bukan hanya soal ekspansi jaringan. Ini bentuk hadirnya negara untuk masyarakat yang belum terlayani secara adil," ujar Nyono, Minggu (20/7/2025).
Rute baru TransJatim akan melewati Terminal Tipe B Lamongan, menyusuri Paciran, menembus wilayah Dukun Gresik, dan kembali ke Lamongan utara. Jalur ini secara strategis terkoneksi dengan Koridor 5 yang sudah lebih dulu beroperasi.
Nyono menegaskan bahwa pemilihan jalur ini bukan tanpa alasan. Dinas Perhubungan Jatim sengaja memilih wilayah kosong dari trayek angkutan lama untuk menghindari konflik dengan pengusaha angkutan eksisting.
“Kalau kita ambil jalur lama, pasti akan ada gesekan sosial. Maka kami cari ruang yang benar-benar belum tersentuh. Salah satunya ya Lamongan bagian utara,” jelasnya.
Editor : Arif Ardliyanto