Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 6 Kandidat Muncul dalam Bursa Ketua PDI Perjuangan Jombang, Sadarestuwati Absen dari Daftar
Advertisement . Scroll to see content

Refleksi Kudatuli di Surabaya, Film Dokumenter hingga Seruan Perjuangan dari Akar Rumput

Senin, 28 Juli 2025 | 07:05 WIB
  • author Trisna Eka Adhitya
Refleksi Kudatuli di Surabaya, Film Dokumenter hingga Seruan Perjuangan dari Akar Rumput
Suasana haru dan semangat perjuangan memenuhi Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya saat film dokumenter Kudatuli diputar sebagai pembuka peringatan 29 tahun peristiwa bersejarah 27 Juli 1996. Foto iNewsSurabaya/trisna

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Suasana haru dan semangat perjuangan memenuhi Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya saat film dokumenter Kudatuli diputar sebagai pembuka peringatan 29 tahun peristiwa bersejarah 27 Juli 1996. Kegiatan ini bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi panggilan moral bagi kader PDIP untuk terus berpihak pada rakyat.

Baktiono, Sekretaris DPC PDIP Surabaya yang juga menjadi saksi hidup Kudatuli, menyebut peristiwa tersebut sebagai fondasi lahirnya PDI Perjuangan.

“Tanpa Kudatuli, mungkin tidak akan pernah ada PDI Perjuangan. Dan tanpa PDI Perjuangan, jalan menuju reformasi bisa jadi tidak akan seperti sekarang,” tegasnya, Minggu (27/7/2025).

Tak hanya digelar di kantor DPC, peringatan ini juga dilakukan serentak di 155 titik se-Kota Surabaya, termasuk hingga tingkat kelurahan. Langkah ini menjadi upaya konkret memperluas pendidikan politik dan konsolidasi kader hingga akar rumput.

Plt Ketua DPC PDIP Surabaya sekaligus anggota DPRD Jatim, Yordan M. Batara-Goa, menyampaikan orasi penuh semangat. Ia menekankan bahwa Kudatuli bukan sekadar catatan sejarah, tetapi api perjuangan yang harus terus dijaga.

“Kita sengaja memperingati sampai tingkat kelurahan, karena semangat Kudatuli harus mengalir ke seluruh tubuh partai, dari pusat hingga anak ranting,” ungkapnya.

Yordan juga mengingatkan bahwa lahirnya PDIP bukanlah hasil dari mimpi indah, tetapi buah dari perjuangan penuh luka.

“Partai ini lahir dengan darah dan air mata, bukan sekadar niat baik. Inilah yang membedakan kita dari partai lain,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut