get app
inews
Aa Text
Read Next : Stabilkan Harga Pangan Jelang Lebaran, Gerakan Pangan Murah Dimulai dari Banyuwangi

Permintaan Cacing Tinggi, Inovasi Budidaya Modern di Pasuruan Raup Cuan Besar Bagi Warga

Senin, 22 September 2025 | 10:41 WIB
header img
Penguatan Ekonomi Rumah Tangga melalui Green Strategic Management pada Usaha Budidaya Cacing Tanah di Desa Ketan Ireng, Kota Pasuruan. Foto iNewsSurabaya/ist

PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Permintaan cacing tanah di Jawa Timur terus meningkat dari tahun ke tahun. Sayangnya, sebagian besar peternak masih mengandalkan cara budidaya konvensional yang kurang ramah lingkungan. Melihat peluang sekaligus tantangan tersebut, dosen Universitas Wijaya Putra (UWP) melakukan terobosan dengan memperkenalkan metode budidaya cacing berbasis Green Strategic Management.

Program inovatif ini dijalankan melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2025 di Desa Ketan Ireng, Kota Pasuruan. Tujuannya sederhana namun berdampak besar: membantu masyarakat mengelola usaha produktif yang berkelanjutan sekaligus ramah lingkungan.

Ketua pelaksana program, Fitryani, S.EI., M.SEI, menjelaskan bahwa pendekatan ini tidak sekadar mengajarkan cara membudidayakan cacing, melainkan juga memberi pendampingan menyeluruh mulai dari pengelolaan produksi, pemanfaatan limbah organik, strategi pemasaran, hingga pencatatan keuangan.

“Dengan manajemen strategis yang tepat, usaha cacing tanah bisa menjadi alternatif bisnis yang menjanjikan. Selain meningkatkan pendapatan rumah tangga, masyarakat juga terdorong lebih peduli pada kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Anggota tim, Sri Suprapti, SE., MM, menambahkan bahwa pelatihan intensif membuat para mitra semakin terampil. Hasilnya, produksi cacing meningkat signifikan dan peluang pasar makin terbuka lebar.

“Sekarang mitra lebih percaya diri mengelola usaha, dari produksi hingga pemasaran. Harapan kami, keberhasilan ini bisa direplikasi di desa lain dengan potensi serupa,” jelasnya.

Sementara itu, Rosyida Fajri Rinanti, S.Pt., M.P, menekankan pentingnya aspek keberlanjutan dalam setiap proses. Menurutnya, pendekatan ramah lingkungan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membantu mengurangi limbah organik.

“Program ini memberikan manfaat ganda, baik secara ekonomi maupun ekologi. Masyarakat bisa sejahtera tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan,” ujarnya.


Penguatan Ekonomi Rumah Tangga melalui Green Strategic Management pada Usaha Budidaya Cacing Tanah di Desa Ketan Ireng, Kota Pasuruan. Foto iNewsSurabaya/ist

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Diktiristek Kemdikbudristek yang mendanai program melalui skema PKM 2025, serta sinergi dengan LLDikti Wilayah VII Jawa Timur, LPPM UWP, dan para mitra lokal.

Dengan capaian ini, Universitas Wijaya Putra menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan. UWP percaya bahwa kombinasi antara pengetahuan akademik dan kearifan lokal dapat menjadi motor penggerak ekonomi hijau yang lebih sejahtera sekaligus menjaga lingkungan tetap lestari.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut