Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Penari Jaranan Buto Kesurupan di Depan Ribuan Mahasiswa, Bikin Suasana Mendadak Tegang
Advertisement . Scroll to see content

Kolaborasi dengan Amsterdam, Kampus Merah Putih Abadikan Jejak Arsitektur Bersejarah Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 | 10:17 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Kolaborasi dengan Amsterdam, Kampus Merah Putih Abadikan Jejak Arsitektur Bersejarah Indonesia
Berlage Corner di Untag Surabaya menjadi ruang literasi baru yang menyimpan arsip desain, sejarah pembangunan, dan budaya Nusantara untuk riset mahasiswa. Foto iNewsSurabaya.id/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memperkuat identitasnya sebagai kampus berbasis nasionalisme dan budaya melalui peresmian Berlage Corner, sebuah ruang literasi sejarah arsitektur yang menghubungkan kajian budaya, desain, hingga ilmu keteknikan dalam satu pusat pembelajaran terpadu.

Kehadiran Berlage Corner menjadi langkah strategis Untag Surabaya dalam menghadirkan ruang akademik modern yang tidak hanya fokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pelestarian sejarah dan identitas budaya bangsa di tengah arus globalisasi.

Peresmian fasilitas tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Untag Surabaya dengan mitra internasional dari Amsterdam, Belanda. Berlage Corner nantinya akan menjadi pusat referensi bagi mahasiswa lintas disiplin ilmu untuk mendalami sejarah arsitektur, dokumentasi pembangunan, hingga riset budaya Nusantara yang memiliki keterkaitan dengan perkembangan desain dunia.


Berlage Corner di Untag Surabaya menjadi ruang literasi baru yang menyimpan arsip desain, sejarah pembangunan, dan budaya Nusantara untuk riset mahasiswa. Foto iNewsSurabaya.id/arif

Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Dr. Harjo Seputro menegaskan, keberadaan Berlage Corner menjadi sumber pembelajaran baru yang sangat penting bagi dunia akademik, khususnya pada bidang arsitektur dan keteknikan.

“Alhamdulillah hari ini kita memiliki Berlage Corner. Ini menjadi sumber belajar yang luar biasa di bidang arsitektur, budaya, dan ilmu keteknikan lainnya. Arsitektur sangat melekat dengan material, desain, dan berbagai aspek pembangunan,” ujarnya.

Menurut Harjo, kerja sama internasional tersebut tidak berhenti pada penyediaan arsip sejarah semata, tetapi juga akan berkembang menjadi kolaborasi riset yang melibatkan banyak perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.

“Kami bekerja sama dengan mitra dari Amsterdam, termasuk Ibu Petra. Kegiatannya tidak hanya menghadirkan arsip, tetapi juga ada riset yang melibatkan berbagai disiplin ilmu, termasuk perguruan tinggi mitra di Surabaya, Malang, hingga luar negeri,” katanya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut