Detik-Detik Penari Jaranan Buto Kesurupan di Depan Ribuan Mahasiswa, Bikin Suasana Mendadak Tegang
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Suasana Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mendadak berubah tegang sekaligus menarik perhatian. Pertunjukan Jaranan Buto yang digelar di lingkungan kampus diwarnai aksi salah seorang penari yang mengalami kesurupan di tengah pertunjukan.
Momen tersebut sontak menjadi perhatian ribuan mahasiswa baru yang memadati Pelataran Gedung Fakultas Kedokteran Untag Surabaya. Para penonton menyaksikan langsung atraksi kesenian tradisional asal Banyuwangi tersebut sebagai bagian dari rangkaian Campus Expo dalam peringatan Dies Natalis ke-68 Untag Surabaya.
Jaranan Buto sengaja dihadirkan bukan sekadar sebagai hiburan. Pertunjukan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat kesenian tradisional Jawa Timur yang memiliki karakteristik berbeda dari kesenian jaranan pada umumnya.

Ketua Pelaksana PKKMB 2026 Untag Surabaya, Yusrida Muflihah, S.Kom., M.Kom., mengatakan pengenalan budaya menjadi salah satu bagian yang ingin ditekankan dalam kegiatan penyambutan mahasiswa baru.
Menurutnya, mahasiswa yang baru memasuki lingkungan perguruan tinggi tidak hanya perlu mendapatkan pengenalan mengenai kehidupan akademik. Mereka juga perlu memiliki pengalaman yang memperkaya wawasan tentang budaya Indonesia.
“Ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan sekaligus melestarikan kebudayaan lokal kepada mahasiswa baru yang berasal dari beragam latar belakang,” ungkap Yusrida.
Atraksi Jaranan Buto berlangsung dengan sejumlah gerakan khas dan dramatis. Di tengah pertunjukan, salah seorang penari mengalami kesurupan. Adegan tersebut membuat perhatian mahasiswa baru semakin tertuju ke panggung.
Editor: Arif Ardliyanto