Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dikirim ke Al Azhar Mesir, Mahasiswa Jatim Bikin Kejutan, Raih Juara Kompetisi Internasional
Advertisement . Scroll to see content

Tak Mau Kalah di Era Energi Hijau, Kampus Merah Putih Surabaya Siapkan Solar Cell di Semua Gedung

Senin, 05 Oktober 2026 | 06:07 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Tak Mau Kalah di Era Energi Hijau, Kampus Merah Putih Surabaya Siapkan Solar Cell di Semua Gedung
Untag Surabaya menyiapkan solar cell di seluruh gedung kampus sebagai bagian dari pengembangan energi terbarukan dan target menuju World Class University. Foto iNewsSurabaya.id/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Wajah kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya perlahan disiapkan untuk berubah. Bukan hanya mengejar prestasi akademik dan pengakuan internasional, kampus yang dikenal sebagai Kampus Merah Putih itu juga mulai mengarahkan pengelolaan fasilitasnya pada pemanfaatan energi terbarukan.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas penggunaan solar cell atau pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga ke seluruh gedung di lingkungan Untag Surabaya.

Pengembangan energi matahari tersebut menjadi bagian dari strategi Untag Surabaya membangun lingkungan pendidikan yang lebih berkelanjutan. Kampus juga menyebut pengembangan solar cell sebagai salah satu inovasi yang mendukung target menuju World Class University.

Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., mengatakan perguruan tinggi harus mampu mengikuti perubahan dan menjawab kebutuhan masyarakat. Menurut dia, kampus tidak cukup hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga perlu menghadirkan solusi melalui riset, inovasi, dan kolaborasi.

"Kami harus bisa merespons dinamika yang berkembang di masyarakat. Perguruan tinggi harus hadir melalui berbagai inovasi, termasuk membangun kerja sama dan diplomasi pendidikan di tingkat internasional," ujar Harjo saat Media Gathering di Bali.

Menurut Harjo, upaya pengembangan Untag Surabaya juga dilakukan dengan memperluas jejaring kerja sama di tingkat nasional dan internasional. Salah satunya melalui pengiriman dua dosen ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjalankan diplomasi pendidikan di kawasan negara-negara Pasifik Selatan.

Internasionalisasi kampus juga menyasar mahasiswa. Saat ini, enam mahasiswa Untag Surabaya tengah mengikuti program outbound di Thailand. Program tersebut diharapkan memberikan pengalaman akademik sekaligus memperluas wawasan mahasiswa dalam menghadapi lingkungan pendidikan global.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut