Pelari Nasional dan Internasional Ramaikan Marathon di Kawasan Perumahan Surabaya Barat
SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Event besar BCA Citraland Marathon 2025 kembali digelar pada Minggu (7/12/2025). Kegiatan tahunan yang digelar di kawasan Perumahan Citraland Surabaya barat itu diramaikan 5.500 pelari.
Para peserta terdiri dari pelari lokal, nasional, hingga internasional. Tercatat 2.000 peserta berasal dari luar Surabaya, serta 34 pelari dari luar negeri. Mengusung tema “Run Beyond Limit, with Style”, ajang ini tidak sekadar menjadi arena kompetisi, tetapi juga perayaan gaya hidup aktif dan semangat sportif modern.
Salah satu hal yang baru dalam BCA CitraLand Marathon 2025 adalah hadirnya kategori Ekiden, yaitu lomba lari beregu yang terdiri dari empat pelari. Setiap anggota tim menempuh jarak 10,5 km secara bergantian. Format estafet ini menekankan kolaborasi, strategi, dan kekompakan tim.
Selain Ekiden, ajang ini tetap menghadirkan kategori unggulan lain. Yakni Full Marathon (FM), Half Marathon (HM) 10K dan 5K (SK). Total hadiah yang diperebutkan mencapai lebih dari Rp200 juta.
Setidaknya, terdapat atlet nasional turut memeriahkan penyelenggaraan tahun ini. Yaitu, Robi Syianturi, pemegang Rekor Nasional HM dan FM. Agus Prayogo, peraih 7 Medali Emas SEA Games. Kemudian Novia Nur Nirwani, peraih Gold Medal Singapore Open Track & Field 2025.
Robi Syianturi mengaku sepanjang rute sangat enak dan hawanya juga sejuk. Apalagi lokasi marathon berada di salah satu komplek perumahan mewah di Surabaya. Sepanjang rute juga aman karena ada mobil ambulans yang selalu siaga.
“Saya cukup bangga bisa hadir disini. BCA CitraLand Marathon 2025 sangat lengkap. Semua pelari terbaik di Indonesia hadir disini melewati lintasan,” katanya.
Sedangkan Novia Nur Nirwani mengaku sangat takjub dengan rute yang disajikan dalam event ini. Banyak turunan dan tanjakan. Meski sepanjang rute juga dilalui kendaraan seperti sepeda motor dan mobil, tapi semuanya bisa diatur sedemikian rupa. “Sehingga tetap aman bagi pelari,” ujarnya.
Sementara itu, Agus Prayogo menambahkan bahwa, rute yang dilalui pelari sangat steril. Sejumlah marshall yang naik sepeda juga bisa dengan baik memberi arahan. Disamping itu, water station juga melimpah. “Tim medis juga ada di sepanjang rute. Sangat bagus event ini dan saya ingin hadir lagi pada tahun depan,” katanya.
Editor : Arif Ardliyanto