Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sampit Diselimuti Kabut Asap, 204 Titik Panas Muncul dalam 24 Jam, Jarak Pandang Cuma 300 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Logistik Kemanusiaan Jadi Prioritas, Biaya Peti Kemas Bantuan Aceh-Sumatra Digratiskan

Kamis, 18 Desember 2025 | 13:40 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Logistik Kemanusiaan Jadi Prioritas, Biaya Peti Kemas Bantuan Aceh-Sumatra Digratiskan
Pelindo Terminal Petikemas memprioritaskan pengiriman bantuan banjir dengan membebaskan biaya peti kemas di pelabuhan asal dan tujuan. Foto iNewsSurabaya/tangkap layar

Agar program berjalan optimal, Pelindo juga menginstruksikan seluruh pengelola terminal untuk aktif berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan.

Dukungan terhadap korban banjir di Sumatra juga datang dari sektor pelayaran nasional. PT Meratus Line, melalui Meratus Foundation, membuka layanan pengiriman bantuan gratis menuju wilayah terdampak. Program ini melayani tiga rute utama, yakni Surabaya–Belawan, Jakarta–Belawan, dan Jakarta–Padang.

Presiden Direktur PT Meratus Line, Slamet Raharjo, menyebut hingga kini pihaknya telah mengangkut 14 peti kemas berisi bantuan yang berasal dari masyarakat maupun instansi mitra, salah satunya Indonesian National Shipowners’ Association (INSA).

“Bantuan tersebut kami distribusikan ke posko-posko kemanusiaan di Aceh, Medan, dan Padang,” kata Slamet.

Ia menambahkan, Meratus masih membuka kesempatan bagi masyarakat dan lembaga lain yang ingin menyalurkan bantuan ke Sumatra. Namun, pengiriman lanjutan baru dapat dilakukan pada Januari 2026, menyusul adanya kebijakan pembatasan operasional angkutan truk selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang mulai berlaku Jumat (19/12).

Langkah sinergis antara operator pelabuhan dan perusahaan pelayaran ini menjadi bukti bahwa rantai logistik nasional tak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga hadir saat masyarakat membutuhkan, memastikan bantuan kemanusiaan tiba lebih cepat di tengah situasi darurat.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut