get app
inews
Aa Text
Read Next : Tren Wisata Keluarga Beralih ke Perjalanan Aman dan Tenang, Wisatawan Pilih Antisipasi Risiko

Isu Super Flu Mencuat, Ini Langkah Antisipasi Pemkot dan Dinkes Surabaya

Rabu, 07 Januari 2026 | 12:13 WIB
header img
Pemkot dan Dinkes Surabaya menjelaskan langkah antisipasi menghadapi isu super flu, mulai dari skrining kesehatan hingga penguatan layanan puskesmas. Foto Surabaya.iNews.id/tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kekhawatiran masyarakat terhadap isu virus super flu mulai terasa di berbagai daerah. Di tengah meningkatnya mobilitas warga usai libur Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota Surabaya memastikan kondisi Kota Pahlawan masih aman. Hingga kini, belum ditemukan satu pun kasus super flu di Surabaya.

Meski demikian, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan warga agar tidak lengah. Menurutnya, kewaspadaan menjadi kunci utama, terutama bagi masyarakat yang baru melakukan perjalanan wisata, baik di dalam negeri maupun dari luar negeri.

“Hingga hari ini belum ada laporan resmi kasus di Surabaya. Tapi kami tetap mengimbau masyarakat untuk waspada, khususnya yang baru kembali dari libur Nataru atau bepergian ke luar negeri,” ujar Eri, Rabu (7/1/2026).

Eri menjelaskan, pemerintah kota telah menerapkan prosedur skrining kesehatan ketat bagi pelaku perjalanan internasional. Pemeriksaan suhu tubuh hingga pemantauan kondisi kesehatan dilakukan sejak kedatangan sebagai langkah deteksi dini terhadap penyakit menular, termasuk influenza dengan gejala berat.

Sementara untuk mobilitas dalam negeri, Eri menekankan pentingnya kesadaran individu. Ia meminta warga tidak memaksakan aktivitas apabila tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda tidak sehat.

“Kalau sudah merasa demam, batuk, pilek, atau badan tidak enak, segera periksa ke fasilitas kesehatan. Kesadaran masyarakat sangat menentukan,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, seluruh puskesmas di Surabaya disiagakan. Koordinasi dengan rumah sakit juga diperkuat agar setiap temuan gejala mencurigakan dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

“Jika ada indikasi tertentu saat pemeriksaan, harus segera dilaporkan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan,” tambah Eri.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut