get app
inews
Aa Text
Read Next : Dugaan Pekerja di Bawah Umur Masuk Spa Surabaya, DPRD Desak Evaluasi Sistem Rekrutmen

Kumpulan Kader Secara Besar-besaran, Armuji Ingin PDIP Surabaya Dapat 15 Kursi DPRD di Pemilu 2029

Minggu, 11 Januari 2026 | 19:30 WIB
header img
Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji memimpin konsolidasi perdana bertepatan HUT ke-53 PDIP. Target 15 kursi DPRD Kota Surabaya ditegaskan dengan kerja politik membumi. Foto Surabaya.iNews.id/ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Suasana hangat penuh semangat mewarnai Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Surabaya, Minggu (—). Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, untuk pertama kalinya memimpin konsolidasi besar sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan.

Tak sekadar seremoni, momentum ini menjadi titik awal penyatuan langkah politik seluruh kader. Dari pengurus DPC hingga ranting, kader, simpatisan, dan berbagai elemen masyarakat mengikuti kegiatan yang digelar serentak di 31 kecamatan se-Kota Surabaya. Di hadapan kader, Armuji menyampaikan target politik yang tegas: merebut minimal 15 kursi DPRD Kota Surabaya pada Pemilu 2029.

Menurut Armuji, peringatan HUT ke-53 bukan hanya perayaan usia partai, tetapi menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi total untuk memperkuat mesin organisasi. Ia menekankan bahwa kemenangan politik tidak bisa dilepaskan dari kedekatan nyata dengan rakyat.

“Target politik kami jelas. Pemilu 2029, PDI Perjuangan Surabaya menargetkan minimal 15 kursi DPRD. Ini target realistis yang harus diperjuangkan bersama melalui kerja politik yang terstruktur, masif, dan membumi,” tegas Armuji.

Lebih jauh, Armuji mengingatkan seluruh kader agar tidak hanya aktif dalam struktur, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat. Mendengar keluhan warga, menyerap aspirasi, hingga memastikan program kerakyatan dirasakan langsung oleh masyarakat menjadi kunci utama.

“Tidak ada jalan pintas. Kader harus turun, mendengar, dan membantu menyelesaikan persoalan rakyat. Di situlah kekuatan PDI Perjuangan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Purwadi, menilai peringatan HUT ke-53 sebagai momen penting untuk meneguhkan kembali ideologi partai. Ia menegaskan, PDI Perjuangan bukan sekadar kendaraan politik elektoral, melainkan partai dengan sejarah panjang, ideologi jelas, dan pelembagaan organisasi yang kuat.

“HUT ini bukan seremoni tahunan. Ini refleksi dan pengingat bahwa PDI Perjuangan bertahan karena ideologi, kepercayaan, dan keyakinan politik yang diwariskan kepada kader,” kata Purwadi.

Rangkaian peringatan HUT di tingkat kecamatan diisi dengan pemotongan tumpeng bersama tokoh masyarakat, menciptakan suasana kebersamaan antara partai dan warga. Acara kemudian ditutup dengan nonton bareng pidato Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang disebut sebagai bekal ideologis kader dalam menyusun strategi menuju Pemilu 2029.

Sejalan dengan pesan ideologis tersebut, Purwadi meminta jajaran pengurus hingga Pengurus Anak Cabang (PAC) segera memperkuat struktur dan basis massa. Setiap kegiatan partai, kata dia, harus memiliki nilai pemberdayaan sekaligus dampak elektoral.

“Kami mendorong PAC mengorganisir kader dan masyarakat secara aktif, agar setiap gerak partai benar-benar terasa manfaatnya bagi rakyat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Purwadi juga menegaskan sikap tegas PDI Perjuangan yang menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Menurutnya, demokrasi sejati menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.

“PDI Perjuangan menolak pilkada melalui DPRD. Kepala daerah harus dipilih langsung oleh rakyat. Demokrasi yang diatur elite akan menjauhkan masyarakat dari hak politiknya,” tegas Purwadi.

Peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan Surabaya turut dihadiri berbagai lapisan masyarakat, mulai dari komunitas kebudayaan seperti ProMeg dan Garda Putih Soekarno, kader senior, pelaku UMKM binaan partai, hingga pengemudi ojek online. Sebagai wujud kepedulian sosial, DPC PDI Perjuangan Surabaya juga membagikan paket makanan kepada masyarakat.

“PDI Perjuangan tidak boleh hanya sibuk di internal partai. Kita harus hadir bersama rakyat, memperjuangkan kesejahteraan, nilai Pancasila, dan keadilan sosial. Gerak politik harus membumi dan memberdayakan,” pungkas Purwadi.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut