get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Lamongan Keluhkan Pertalite Diduga Tercampur Air, Ini Respons Cepat Pertamina

Tak Perlu Lagi Angkat Kacamata, Warga Lamongan Dikenalkan Cara Modern Atasi Masalah Mata

Senin, 19 Januari 2026 | 09:08 WIB
header img
Masalah mata plus pada lansia kini bisa diatasi dengan teknologi Lasik Presbyond. Edukasi dan pemeriksaan mata gratis digelar di Alun-alun Lamongan. Foto Surabaya.iNews.id/ist

LAMONGAN, iNewsSurabaya.id – Pagi di Alun-alun Lamongan, Jawa Timur, tampak berbeda dari biasanya. Ratusan warga lanjut usia berkumpul bukan sekadar untuk berolahraga, tetapi juga mencari solusi atas persoalan penglihatan yang selama ini mereka alami. Senam lansia berpadu dengan pemeriksaan mata gratis menjadi pintu masuk edukasi kesehatan mata yang kian relevan di usia matang.

Kegiatan ini digelar oleh RS & Klinik Mata KMU bersama National Eye Center (NEC) Surabaya, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-16 Eyelink Group. Fokus utamanya bukan hanya pemeriksaan, melainkan memperkenalkan cara-cara modern menyelesaikan masalah mata plus, minus, hingga silinder yang sering dialami lansia.

Sejak pagi, sekitar 200 peserta lansia mengenakan pakaian olahraga putih terlihat antusias mengikuti gerakan senam yang ringan namun cukup membuat tubuh berkeringat. Di sela kegiatan, mereka bergantian mendatangi booth pemeriksaan mata, berkonsultasi dengan dokter, hingga mencari informasi teknologi Laser Vision Correction, termasuk Lasik Presbyond.

Bagi sebagian peserta, kegiatan ini menjadi pengalaman baru. Muji (53), warga Kecamatan Gelagah, mengaku baru mengetahui bahwa mata plus bisa diatasi tanpa ketergantungan kacamata.

“Selama ini kalau baca Al-Qur’an atau pesan WhatsApp harus angkat-angkat kacamata. Ternyata sekarang ada Lasik yang bisa bantu mata plus, jadi lebih nyaman,” ujarnya dengan mata berbinar.

Tak hanya pemeriksaan, peserta juga mendapat edukasi langsung mengenai kondisi mata yang sering muncul seiring usia, seperti penurunan penglihatan jarak dekat. Teknologi Lasik Presbyond diperkenalkan sebagai salah satu solusi bagi lansia yang mengalami kombinasi mata plus, minus, maupun silinder, agar tetap aktif tanpa terbatas kacamata.

Direktur National Eye Center Surabaya, Dian Heri, menjelaskan bahwa keterlibatan NEC bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mata yang kini didukung teknologi canggih.

“Kami membuka konsultasi gratis terkait keluhan refraksi dan layanan lasik. Harapannya, masyarakat paham bahwa persoalan mata sekarang bisa ditangani dengan metode yang aman dan modern,” jelasnya.

Ia menambahkan, khusus wilayah Lamongan, Eyelink Group menggandeng RS & Klinik Mata KMU melalui program Lasik Hub. Program ini memungkinkan masyarakat, terutama lansia, berkonsultasi terlebih dahulu sebelum memutuskan tindakan medis.

“Dengan Lasik Hub, warga Lamongan tidak perlu jauh-jauh untuk mendapat edukasi dan rujukan terkait lasik,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, yang turut berbaur mengikuti senam lansia sehat. Ia mengapresiasi langkah Eyelink Group yang dinilai nyata dalam memperluas akses layanan kesehatan mata.

“Tidak hanya aksi sosial, tetapi juga edukasi dan pemanfaatan teknologi kesehatan mata yang modern dan profesional,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, para lansia Lamongan tidak hanya pulang dengan tubuh yang lebih segar, tetapi juga pengetahuan baru tentang cara menjaga dan memulihkan kualitas penglihatan. Sebuah langkah kecil di alun-alun, namun berdampak besar bagi kesadaran kesehatan mata di usia senja.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut