Januari 2026, Harga Emas Melonjak Tiga Kali, Diprediksi Hingga Akhir Tahun Bisa Tembus Rp3 Juta
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Harga emas terus menunjukkan tren kenaikan yang kian menggoda masyarakat untuk berinvestasi. Sepanjang Januari 2026, harga logam mulia tercatat mengalami kenaikan hingga tiga kali, menjadikannya instrumen investasi yang dinilai “sangat seksi” di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Pimpinan Cabang (Pinca) Pegadaian Kalianyar Surabaya, Devie Rusdiono, mengungkapkan bahwa pergerakan harga emas sejak awal Januari menunjukkan lonjakan signifikan. Berdasarkan data internal Pegadaian, pada 1 Januari 2026 harga emas masih berada di kisaran Rp1.525.000 per gram. Selanjutnya, pada 15 Januari 2026, harga naik ke level Rp1.600.000 per gram, dan kembali melonjak hingga sekitar Rp1.725.000 per gram per 19 Januari 2026.
“Kalau kita lihat, ini baru Januari tapi kenaikannya sudah terjadi tiga kali. Artinya, harga emas memang sangat menarik dan cenderung terus bergerak naik,” ujar Devie Rusdiono saat ditemui di Pegadaian Kalianyar Surabaya.
Menurut Devie, secara historis harga emas hampir selalu mengalami kenaikan setiap tahun. Rata-rata kenaikannya berada di kisaran 5 hingga 7 persen per tahun, bahkan pada periode tertentu bisa lebih tinggi. Ia memproyeksikan, pada tahun 2026 harga emas berpeluang menembus angka Rp3 juta per gram hingga akhir tahun, seiring dengan berbagai faktor pendorong baik dari dalam maupun luar negeri.
“Harga emas saat ini potensinya masih akan terus naik. Harapannya, masyarakat bisa memanfaatkan momentum ini untuk mulai berinvestasi sejak dini,” katanya.
Devie menekankan bahwa investasi logam mulia sebaiknya tidak hanya dijadikan pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Pasalnya, emas memiliki keunggulan utama sebagai aset likuid, yang mudah diperjualbelikan dan dicairkan kapan saja saat dibutuhkan.
“Logam mulia itu wajib dipunyai. Selain harganya cenderung naik, emas juga sangat liquid. Kapan pun dibutuhkan, bisa langsung dijual atau dicairkan dengan mudah,” jelasnya.
Ia menambahkan, kenaikan harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari inflasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, hingga kebijakan global negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Rusia, dan China. Kondisi geopolitik internasional tersebut turut memberikan tekanan yang mendorong harga emas terus menguat.
Editor : Arif Ardliyanto