Harga Emas Awal Ramadan 2026 Melonjak Tajam, Galeri24 dan Antam Tembus Rp3 Juta Lebih
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Memasuki awal Ramadan 2026, harga emas mendadak meroket dan memicu antusiasme warga Surabaya untuk berburu logam mulia. Kenaikan ini terjadi di tengah kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, sehingga emas kembali menjadi primadona instrumen investasi aman.
Data terbaru menunjukkan lonjakan harga pada produk emas milik Galeri24 dan Antam. Pada 19 Februari 2026, harga emas Galeri24 tercatat Rp2.946.000, sementara Antam Rp3.208.000. Sehari kemudian, 20 Februari, harga naik menjadi Rp2.974.000 untuk Galeri24 dan Rp3.239.000 untuk Antam.
Kenaikan signifikan kembali terjadi pada 21 Februari 2026. Harga emas Galeri24 menembus Rp3.047.000, sedangkan Antam melonjak ke Rp3.314.000. Dalam tiga hari, kenaikan mencapai ratusan ribu rupiah, memicu kekhawatiran sekaligus harapan bagi masyarakat yang ingin berinvestasi.
Kepala Departemen Pegadaian Area Surabaya 1, Adi Prasetyo, mengakui bahwa tren harga emas saat ini bergerak dinamis. “Harga ini bisa berubah tiba-tiba, tetapi kecenderungannya sekarang terus naik,” ujarnya.
Menurut Adi, gejolak ekonomi global, fluktuasi nilai tukar, serta ketidakpastian pasar menjadi faktor utama yang mendorong harga emas naik. Dalam situasi seperti ini, emas dinilai sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang relatif stabil dibandingkan instrumen investasi lainnya.
Fenomena ini terasa di sejumlah gerai penjualan emas di Surabaya. Beberapa warga mengaku sengaja membeli emas menjelang Ramadan sebagai bentuk persiapan finansial jangka panjang, bukan sekadar untuk kebutuhan perhiasan Lebaran.
“Kalau investasi emas, kecil kemungkinan rugi dalam jangka panjang,” tambah Adi. Ia juga mengimbau masyarakat untuk membeli sesuai kemampuan dan mempertimbangkan tujuan investasi.
Editor : Arif Ardliyanto