Dihadiri SBY dan AHY, Demokrat Jatim Gelar Retret di Surabaya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) akan menggelar kegiatan retret kader sebagai bagian dari upaya konsolidasi dan penguatan internal partai menjelang Pemilu 2029.
Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Mugianto mengatakan, retret tersebut akan dilaksanakan pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026 di Hotel Shangri La. Kegiatan ini akan diikuti sekitar 300 kader Partai Demokrat dari seluruh Jatim.
“Pada tanggal 30 nanti, seluruh legislator Partai Demokrat dari Jatim, mulai dari anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota, pengurus DPD Jatim, hingga para ketua DPC se-Jatim akan kami kumpulkan untuk mengikuti retret,” ujar Mugianto, Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, retret ini juga akan dihadiri jajaran pimpinan pusat Partai Demokrat, di antaranya Majelis Tinggi Partai (MTP), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dari Fraksi Partai Demokrat DPR RI.
“Seluruh kader Demokrat dari Jatim, termasuk anggota DPR RI dapil Jatim, kami undang untuk membangun sinergitas dengan jajaran di tingkat provinsi dan daerah. Tujuannya agar kita menjadi satu keluarga besar yang solid,” jelasnya.
Mugianto menegaskan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan visi, misi, serta persepsi antara struktur partai di daerah dengan kebijakan dan program yang dijalankan di tingkat pusat.
Retret ini menjadi ruang untuk menyelaraskan program pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten dan kota.
“Apalagi saat ini Partai Demokrat sudah berada di dalam pemerintahan dan memiliki tanggung jawab untuk mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” katanya.
Selain konsolidasi politik, retret juga akan diisi dengan sejumlah materi diskusi terkait penguatan struktur partai, termasuk penguatan organisasi, kaderisasi, serta persiapan badan saksi untuk menghadapi agenda politik ke depan.
“Kami ingin memperkuat komunikasi internal agar tidak terjadi miskomunikasi antara pusat dan daerah, baik di legislatif maupun eksekutif. Diskusi bersama sangat penting untuk memecahkan persoalan nasional maupun daerah,” imbuh Mugianto.
Terkait target politik ke depan, Mugianto menyatakan pihaknya belum membahas secara spesifik. Fokus utama saat ini adalah membangun soliditas dan kesiapan kader.
“Soal target belum kami bicarakan. Yang jelas, kami mempersiapkan diri, menyatukan seluruh kader, serta memastikan keputusan di daerah sejalan dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh DPP,” pungkasnya.
Editor : Arif Ardliyanto