get app
inews
Aa Text
Read Next : Grand Sunrise Menganti Tawarkan Rumah Murah Tapi Mewah, Khusus Keluarga Muda dan Milenial

Hunian Penyangga Surabaya Makin Diminati, Sidoarjo Jadi Incaran Keluarga Muda

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:33 WIB
header img
Pertumbuhan ekonomi Surabaya–Sidoarjo mendorong minat hunian terjangkau di kawasan penyangga. Sidoarjo menjadi pilihan keluarga muda karena akses kerja dan kualitas lingkungan. Foto Surabaya.iNews.id/hendro

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Setiap pagi, ribuan pekerja dari Sidoarjo bergerak menuju Surabaya. Aktivitas industri, jasa, dan perdagangan yang terus tumbuh membuat mobilitas dua daerah ini nyaris tanpa jeda. Di tengah dinamika itu, kebutuhan hunian yang nyaman, terjangkau, dan tetap dekat pusat ekonomi menjadi cerita yang terus berulang—terutama bagi keluarga muda.

Tren inilah yang ikut mengerek pertumbuhan bisnis properti di kawasan Surabaya–Sidoarjo. Wilayah penyangga seperti Sukodono kian diminati karena menawarkan keseimbangan antara akses kerja dan kualitas lingkungan tempat tinggal. Menangkap peluang tersebut, Wang Land yang dikembangkan PT Wang Properti Indonesia menghadirkan tipe hunian terbaru, ARTHA, di kawasan Wang Residence Sukodono, Sidoarjo.

Peluncuran tipe ARTHA pada Rabu (28/1/2026) menjadi langkah strategis pengembang untuk menjangkau segmen kelas menengah, khususnya pekerja yang beraktivitas di Surabaya namun memilih menetap di Sidoarjo demi harga hunian yang lebih rasional.

Direktur Utama Wang Land, Hadi Prayitno, menilai pertumbuhan ekonomi regional Surabaya–Sidoarjo membentuk kebutuhan hunian yang bersifat jangka panjang. Menurutnya, Sidoarjo memiliki peran penting sebagai kawasan penyangga yang tidak sekadar menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang hidup yang menunjang produktivitas.

“Banyak pekerja dan pelaku usaha beraktivitas di Surabaya, namun mereka membutuhkan hunian yang nyaman, terjangkau, dan lingkungannya tertata. Tipe ARTHA kami rancang untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Hadi.

Ia menambahkan, hunian dengan harga di bawah Rp500 juta masih menjadi segmen paling adaptif terhadap kondisi ekonomi saat ini. Dukungan kebijakan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di sektor perumahan juga turut memperkuat minat pasar.

Dari sisi konsep, tipe ARTHA mengedepankan efisiensi ruang tanpa mengorbankan kenyamanan. Inner courtyard atau taman di tengah bangunan menjadi ciri utama desain rumah, yang sekaligus berfungsi meningkatkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami.

Business Development PT Wang Properti Indonesia, Alexander Sudarto, menjelaskan bahwa pendekatan desain tersebut lahir dari kebutuhan masyarakat perkotaan dengan mobilitas tinggi.

“Hunian di kawasan penyangga bukan hanya soal jarak ke tempat kerja. Kualitas hidup menjadi faktor penting. Inner courtyard membuat rumah terasa lebih sejuk dan terang, sehingga tetap nyaman setelah seharian beraktivitas,” kata Alexander.

Di Wang Residence Sukodono, tersedia pilihan rumah dengan tipe bangunan 36 hingga 48 di atas lahan seluas 90 meter persegi. Setiap unit dilengkapi taman yang berfungsi sebagai area resapan air sekaligus ruang terbuka hijau, guna menjaga keseimbangan lingkungan kawasan.

Optimisme sektor properti di wilayah ini juga sejalan dengan penguatan infrastruktur transportasi. Proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) yang ditargetkan beroperasi pada 2027 diproyeksikan mempercepat konektivitas Surabaya–Sidoarjo, memangkas waktu tempuh, serta membuka alternatif hunian baru bagi para pekerja.

Selain itu, Wang Residence Sukodono menerapkan konsep infrastruktur kawasan terpadu, mulai dari sistem drainase terintegrasi, sumur resapan, hingga jaringan listrik dan fiber optic bawah tanah. Menurut Hadi, kesiapan infrastruktur menjadi fondasi penting agar kawasan hunian tetap relevan di tengah pertumbuhan wilayah yang semakin dinamis.

“Kami ingin kawasan ini tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga siap menghadapi perkembangan Surabaya–Sidoarjo ke depan,” ujarnya.

Dengan sinergi antara pertumbuhan ekonomi regional, pembangunan infrastruktur, serta dukungan kebijakan pemerintah di sektor perumahan, kawasan penyangga seperti Sidoarjo diprediksi akan terus menjadi pilihan utama bagi masyarakat kelas menengah yang menginginkan hunian terjangkau tanpa harus jauh dari pusat aktivitas ekonomi.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut