Lebih dari Sekadar Masakan, Chef Oding Racik Kuliner Penuh Cinta Dengan Rasa yang Berbeda
MALANG, iNewsSurabaya.id – Tak banyak tamu hotel yang benar-benar mengetahui cerita di balik setiap hidangan yang tersaji rapi di meja makan. Di balik aroma menggoda dan tampilan elegan, ada perjalanan panjang, dedikasi, serta filosofi yang diracik dengan penuh kesungguhan. Itulah yang terjadi di dapur Ijen Suites Resort & Convention Malang, tempat Chef Oding Marendra Yunanda menghidupkan rasa sekaligus cerita.
Bagi Chef Oding, dapur bukan sekadar ruang memasak. Ia adalah panggung kreativitas, ruang refleksi, dan media untuk menyampaikan identitas budaya melalui makanan. Dengan pengalaman lebih dari 18 tahun di industri perhotelan dan kuliner, Chef Oding dikenal memiliki pendekatan personal yang menjadikan setiap menu punya makna, bukan sekadar mengenyangkan.
Perjalanan kariernya dimulai dari dapur-dapur lokal hingga hotel berbintang. Pendidikan kuliner formal yang ia tempuh berpadu dengan jam terbang panjang di berbagai restoran dan hotel ternama. Dari situlah terbentuk prinsip yang hingga kini ia pegang teguh: konsistensi rasa, kualitas bahan, dan kejujuran dalam setiap sajian.
“Memasak itu soal kejujuran rasa. Ketika makanan disiapkan dengan niat yang baik, tamu akan merasakannya,” ungkap Chef Oding.
Ia dikenal mengutamakan bahan segar lokal yang dipadukan dengan teknik modern. Sentuhan tersebut menghasilkan karakter hidangan yang kuat namun tetap elegan. Cita rasa tradisional Indonesia tetap terasa, namun disajikan dengan pendekatan internasional agar dapat dinikmati tamu dari berbagai latar belakang.
Tak hanya berperan sebagai kreator menu, Chef Oding juga menjadi pemimpin di balik dapur yang dinamis. Ia aktif membina tim kitchen, memastikan standar kebersihan, efisiensi kerja, hingga keamanan pangan tetap terjaga. Baginya, dapur yang solid adalah kunci utama kualitas layanan hotel secara keseluruhan.
Komitmen tersebut kembali terlihat dalam perayaan makan malam Tahun Baru Imlek 2026 yang dihadirkan Ijen Suites Resort & Convention Malang. Momen ini dimanfaatkan bukan sekadar menghadirkan menu spesial, melainkan sebagai ruang perayaan budaya dan kebersamaan.
Beragam hidangan khas Imlek disiapkan secara autentik, mulai dari bebek panggang ala Peking, aneka dimsum, hingga menu simbolis yang melambangkan keberuntungan, keharmonisan, dan harapan baik di tahun yang baru. Seluruh sajian dirancang langsung oleh tim dapur dengan teknik memasak yang menjaga keaslian rasa.
Nuansa Imlek juga terasa kuat melalui dekorasi bernuansa merah dan emas, ditambah hiburan budaya seperti atraksi barongsai, musik, dan pertunjukan seni yang memperkaya suasana.
Sales & Marketing Manager Ijen Suites Resort & Convention Malang, Izaun Nurin, menyampaikan bahwa perayaan Imlek menjadi momentum penting untuk menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna bagi para tamu.
“Melalui perayaan Imlek ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya soal rasa, tetapi juga kebersamaan dan nilai budaya yang menyertainya,” ujarnya.
Acara makan malam Imlek tersebut akan digelar pada 16 Februari 2026 dan terbuka untuk masyarakat umum, tanpa harus menginap di hotel. Selain bersantap, pengunjung juga dapat menikmati rangkaian hiburan yang dirancang untuk seluruh keluarga.
Melalui perpaduan kuliner, budaya, dan sentuhan personal dari dapur, Ijen Suites Resort & Convention Malang terus berupaya menjadikan pengalaman bersantap bukan sekadar layanan hotel, melainkan kenangan yang hangat dan berkesan bagi setiap tamu.
Editor : Arif Ardliyanto