Uji Ketangguhan Tim Tanggap Darurat, Terminal Teluk Lamong Bikin Suasana Heboh di Pelabuhan
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Suara sirene memecah suasana operasional PT Terminal Teluk Lamong. Sejumlah tim bergerak cepat, memadamkan api dan mengevakuasi korban dengan tandu. Meski terlihat menegangkan, situasi tersebut merupakan bagian dari Lomba Emergency Response yang digelar untuk mengasah kesiapsiagaan keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, sekaligus bentuk komitmen PT Terminal Teluk Lamong dalam membangun budaya kerja yang aman dan responsif. Sebanyak 12 tim yang terdiri dari perwakilan divisi internal dan mitra kerja turut ambil bagian dalam lomba tersebut.
Tidak sekadar ajang kompetisi, Lomba Emergency Response dirancang sebagai simulasi nyata menghadapi kondisi darurat yang berpotensi terjadi di area terminal. Para peserta dituntut bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi, layaknya menghadapi situasi sesungguhnya.
“Lomba Emergency Response tahun ini mempertandingkan dua keterampilan utama, yakni pemadaman kebakaran menggunakan mobil pemadam kebakaran dan evakuasi korban menggunakan tandu,” ujar Rivel, Manager HSSE PT Terminal Teluk Lamong. Menurutnya, kedua kategori ini dipilih untuk menguji kesiapan tim dalam menghadapi risiko operasional pelabuhan.

Seluruh rangkaian lomba digelar langsung di area operasional PT Terminal Teluk Lamong dengan skenario yang dibuat mendekati kondisi riil. Dengan demikian, peserta dapat merasakan langsung penerapan prosedur tanggap darurat sesuai standar keselamatan kerja yang berlaku.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh HSSE TPK Teluk Lamong dan dilaksanakan secara kolaboratif bersama HSSE Head Office PT Terminal Teluk Lamong, sejalan dengan tema Bulan K3 Nasional 2026, yakni “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.”
Rivel yang secara resmi membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak boleh hanya menjadi teori.
“Melalui Lomba Emergency Response ini, kami ingin memastikan seluruh divisi dan mitra kerja memiliki pemahaman serta kesiapan yang baik dalam menghadapi kondisi darurat, sehingga prosedur tanggap darurat dapat diterapkan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” katanya.
Melalui ajang ini, PT Terminal Teluk Lamong berharap seluruh insan pelabuhan semakin terlatih dan sigap dalam menghadapi situasi darurat. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian tak terpisahkan dari aktivitas operasional pelabuhan.
Editor : Arif Ardliyanto