get app
inews
Aa Text
Read Next : Kerja Panjang Berbuah Manis, Raih Akreditasi UNGGUL, MAP UWP Siap Cetak Mahasiswa Berkualitas

Perkuat Link and Match, UWP Gandeng Terminal Teluk Lamong untuk Program Magang dan Sosial

Selasa, 17 Februari 2026 | 08:39 WIB
header img
UWP memperkuat sinergi dunia pendidikan dan industri melalui kerja sama dengan PT Terminal Teluk Lamong. Mahasiswa berkesempatan magang dan terlibat program pengabdian masyarakat. Foto Surabaya.iNews.id/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Upaya mendekatkan kampus dengan dunia industri terus dilakukan Universitas Wijaya Putra (UWP). Kali ini, kampus yang berbasis di Surabaya itu menjajaki kolaborasi strategis dengan PT Terminal Teluk Lamong (TTL), perusahaan terminal peti kemas modern yang beroperasi di kawasan Tambak Osowilangun.

Bagi mahasiswa, kerja sama ini bukan sekadar seremoni. Harapannya, pintu pengalaman kerja nyata akan terbuka lebih lebar.

Audiensi berlangsung langsung di kantor TTL, Jalan Raya Tambak Osowilangun KM 12 Surabaya. Rektor UWP, Budi Endarto, hadir bersama jajaran dan disambut oleh Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko TTL, Budi Satriyo, beserta tim manajemen.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, dua agenda utama menjadi fokus pembahasan. Pertama, penguatan program magang mahasiswa. Kedua, potensi kolaborasi dalam program tanggung jawab sosial perusahaan ke masyarakat.


UWP memperkuat sinergi dunia pendidikan dan industri melalui kerja sama dengan PT Terminal Teluk Lamong. Mahasiswa berkesempatan magang dan terlibat program pengabdian masyarakat. Foto Surabaya.iNews.id/arif

Bagi UWP, magang bukan sekadar formalitas akademik. Program ini dirancang sebagai bagian integral dari kurikulum agar mahasiswa tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga siap menghadapi dinamika dunia kerja.

Rektor UWP menegaskan, pengalaman lapangan akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memahami ritme industri, budaya kerja profesional, hingga standar operasional perusahaan modern.

“Mahasiswa perlu merasakan langsung bagaimana sistem kerja di industri strategis seperti terminal peti kemas. Dari sana, mereka belajar disiplin, manajemen risiko, hingga kerja tim,” ujarnya.

Kerja sama dengan TTL dinilai strategis karena perusahaan tersebut dikenal sebagai salah satu terminal semi-otomatis yang mengedepankan teknologi dan efisiensi operasional. Lingkungan seperti ini dinilai ideal untuk membentuk talenta muda yang adaptif dan kompetitif.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut