Tak Ingin Anak Muda Terus Jadi TKI, Organisasi Ini Ingin Generasi Sekarang Bangun Usaha Lokal
TULUNGAGUNG, iNewsSurabaya.id – Di tengah tantangan ekonomi daerah dan masih tingginya ketergantungan masyarakat pada sektor TKW/TKI, Pengurus Cabang Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kabupaten Tulungagung mengambil langkah nyata. Organisasi kepemudaan ini serius mendorong lahirnya generasi muda yang berani membangun usaha dan menggerakkan ekonomi dari kampung halamannya sendiri.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan kaderisasi berjenjang yang tidak hanya menekankan aspek ideologi, tetapi juga kepemimpinan dan kemandirian ekonomi. Program ini merupakan bagian dari kaderisasi nasional TIDAR yang dipimpin Rahayu Saraswati Dhirakarya Djojohadikusumo, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, serta di tingkat Jawa Timur berada di bawah kepemimpinan Gus Fawaid, Bupati Jember.
Lewat kaderisasi ini, TIDAR menegaskan visinya menyiapkan kader muda yang ideologis, adaptif, dan siap mengambil peran strategis di tengah masyarakat. Anak muda tidak lagi diposisikan sebagai penonton pembangunan, melainkan pelaku utama perubahan di daerah.
Sejumlah pemateri dari Pengurus Daerah TIDAR Jawa Timur dihadirkan untuk memperkuat kapasitas kader. Salah satunya Irmawati Subagio, Kepala Bidang Kewirausahaan PD TIDAR Jawa Timur, yang membawakan materi Kewirausahaan Tingkat Awal. Ia menekankan bahwa kewirausahaan bukan sekadar aktivitas bisnis, tetapi alat perjuangan sosial untuk memperkuat ekonomi rakyat dan membuka lapangan kerja.
Menurut Irmawati, realitas Tulungagung yang masih banyak menggantungkan penghidupan pada sektor kerja ke luar negeri harus dijawab dengan keberanian generasi muda membangun usaha di daerahnya sendiri.
“Kader TIDAR harus hadir sebagai agen perubahan. Membangun ekonomi kerakyatan yang berlandaskan nilai, kejujuran, dan kebermanfaatan sosial,” ujarnya.
Editor : Arif Ardliyanto