Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Masuk Kampus Bukan Cuma Cari Gelar, 391 Mahasiswa Baru UWP Diberi Tantangan Ini
Advertisement . Scroll to see content

Tak Sekadar Ngabuburit, Mahasiswa Surabaya Bahas Masa Depan Demokrasi Indonesia

Kamis, 12 Maret 2026 | 04:48 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Tak Sekadar Ngabuburit, Mahasiswa Surabaya Bahas Masa Depan Demokrasi Indonesia
Kegiatan ngabuburit di Universitas Wijaya Putra Surabaya berubah menjadi forum diskusi kebangsaan yang membahas peran mahasiswa dalam demokrasi Indonesia. Foto ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di Kampus Benowo Universitas Wijaya Putra (UWP) Surabaya tampak berbeda. Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi berkumpul, bukan sekadar menunggu adzan Magrib, tetapi berdiskusi hangat tentang masa depan demokrasi Indonesia.

Momentum Ramadan dimanfaatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UWP untuk menggelar Sarasehan Ngabuburit Kebangsaan dan Buka Bersama Aliansi BEM Surabaya. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk memperkuat nilai kebangsaan sekaligus membangun karakter generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Mengusung tema “Refleksi Kebangsaan di Bulan Ramadan: Menguatkan Demokrasi dan Partisipasi Mahasiswa untuk Surabaya Menuju Indonesia Emas 2045”, acara tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Surabaya (Bakesbangpol). Diskusi berlangsung santai namun penuh makna, sejalan dengan semangat ngabuburit yang identik dengan kebersamaan.

Presiden BEM UWP, Bayu Tri Putra, mengatakan bahwa kegiatan ini lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap dinamika kebangsaan yang semakin kompleks. Ia menilai generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perjalanan demokrasi Indonesia.

“Ramadan mengajarkan pengendalian diri dan kejujuran. Nilai-nilai ini sangat selaras dengan prinsip demokrasi yang sehat. Kami ingin mahasiswa hadir sebagai aktor utama dalam mengawal demokrasi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Menurut Bayu, sarasehan tersebut juga menjadi ruang dialog lintas kampus agar mahasiswa dapat bertukar gagasan, memperkuat solidaritas, sekaligus membangun kesadaran kolektif terhadap tanggung jawab kebangsaan.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut