get app
inews
Aa Text
Read Next : BPJS Keliling Hadirkan Layanan Jemput Bola, Warga Banyuwangi Makin Mudah Akses Jaminan Kesehatan

Pencurian Pecah Kaca Marak di Banyuwangi, Laptop dan 95 Materai Milik Warga Tegalsari Raib

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:15 WIB
header img
Aksi pencurian pecah kaca kembali terjadi di Banyuwangi. Warga Tegalsari kehilangan laptop, dompet, dan 95 materai saat parkir di wilayah Genteng. Foto Surabaya.iNews.id/siswanto

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali menghantui warga Banyuwangi. Kali ini, peristiwa tersebut dialami Nurhadi, warga Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, saat singgah makan siang di wilayah Kecamatan Genteng, Rabu (11/2/2026).

Siang itu sebenarnya berjalan biasa saja. Nurhadi bersama rekannya, Saiful Amalli, memarkirkan mobil Suzuki Ertiga bernomor polisi P 1004 GJ di depan gudang Roti Aoka, Jalan Raya Kembiritan, Dusun Krajan I, Desa Kembiritan. Mereka kemudian menyeberang jalan untuk menikmati makan di Warung Kikil Pedas Hj. Manijah.

Namun suasana santai itu berubah dalam hitungan menit.Setelah selesai makan dan kembali ke lokasi parkir, Nurhadi dikejutkan dengan kondisi kaca pintu samping mobilnya yang sudah pecah. Pecahan kaca berserakan, dan sejumlah barang berharga yang sebelumnya ada di dalam mobil sudah tidak lagi di tempatnya.

Barang yang hilang antara lain satu unit laptop Asus Vivobook warna silver dengan nomor seri 4718017554862, dompet hitam berisi KTP, SIM A, SIM C, uang tunai Rp200.000, satu buah flashdisk, serta materai sebanyak 95 lembar.

Kehilangan tersebut bukan hanya soal nilai materiil, tetapi juga dokumen penting yang menyulitkan aktivitas sehari-hari korban. Atas kejadian itu, Nurhadi langsung melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.

Kapolsek Genteng, Kompol Edy Priswanto, S.Sos., membenarkan adanya laporan dugaan pencurian dengan pemberatan melalui modus pecah kaca mobil tersebut.

“Kami telah menerima laporan dari korban dan saat ini anggota masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta mengumpulkan barang bukti,” ujarnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat Banyuwangi agar lebih waspada saat memarkir kendaraan, terutama di tepi jalan raya atau area yang tidak memiliki pengawasan ketat. Warga juga diminta untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil meskipun hanya dalam waktu singkat.

Waspada Modus Pecah Kaca di Banyuwangi

Maraknya aksi pencurian pecah kaca di Banyuwangi menjadi alarm bagi masyarakat. Pelaku biasanya memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan yang meninggalkan barang berharga di dalam mobil. Dalam hitungan detik, kaca dipecah dan barang langsung dibawa kabur.

Kasus yang menimpa Nurhadi menjadi pengingat bahwa kejahatan bisa terjadi kapan saja, bahkan saat pemilik kendaraan hanya pergi sebentar untuk makan.

Masyarakat diimbau untuk memilih lokasi parkir yang aman, menggunakan sistem pengaman tambahan, dan membawa barang penting saat meninggalkan kendaraan guna meminimalisir risiko tindak kejahatan serupa.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut