get app
inews
Aa Text
Read Next : Khofifah Bantah Tudingan Fee Hibah DPRD Jatim dalam Persidangan Tipikor Surabaya

Wasit Mini Soccer Surabaya Ditempa Ulang, Diajari Standar Kepemimpinan Pertandingan Profesional

Kamis, 12 Februari 2026 | 06:55 WIB
header img
KSMI menggelar coaching wasit mini soccer di Surabaya untuk meningkatkan profesionalisme dan keseragaman aturan demi menjaga kualitas dan sportivitas kompetisi. Foto Surabaya.iNews.id/alup

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di tengah sorak sorai dan cepatnya alur permainan mini soccer, ada satu sosok yang sering luput dari sorotan: wasit. Padahal, di tangan merekalah keadilan pertandingan dipertaruhkan. Menyadari peran vital itu, Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) menggelar coaching pemantapan wasit di Lap Mini Soccer By Arena Kenjeran, Surabaya.

Langkah ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya serius menjaga kualitas kompetisi mini soccer yang kini berkembang pesat di berbagai daerah.

Perkembangan mini soccer yang kian diminati masyarakat membuat intensitas pertandingan meningkat. Ritme permainan cepat, transisi berlangsung dalam hitungan detik, dan potensi pelanggaran terjadi dalam ruang sempit.

Wakil Ketua Umum KSMI, Purwadi, menegaskan bahwa kualitas pertandingan tidak bisa dipisahkan dari kualitas perangkat pertandingan.

“Mini soccer berkembang sangat pesat. Intensitas pertandingan tinggi dan ritmenya cepat. Wasit harus benar-benar memahami regulasi dan berani mengambil keputusan. Coaching ini bukan formalitas, tapi bentuk tanggung jawab kami menjaga marwah kompetisi,” ujar Purwadi.


KSMI menggelar coaching wasit mini soccer di Surabaya untuk meningkatkan profesionalisme dan keseragaman aturan demi menjaga kualitas dan sportivitas kompetisi. Foto Surabaya.iNews.id/alup

Menurutnya, standar kepemimpinan wasit harus seragam agar tidak muncul perbedaan tafsir aturan yang berujung kontroversi di lapangan.

“Kami ingin ada keseragaman pemahaman. Tidak boleh ada perbedaan interpretasi aturan. Wasit harus tegas, adil, dan profesional,” tambahnya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Wahyu, menjelaskan bahwa coaching pemantapan ini dirancang dengan pendekatan komprehensif. Para wasit tidak hanya menerima materi di kelas, tetapi juga menjalani simulasi pertandingan dan evaluasi langsung di lapangan.

“Kami menguji bagaimana wasit membaca permainan, menentukan positioning, hingga mengambil keputusan di momen krusial. Semua situasi disimulasikan agar mereka terbiasa menghadapi tekanan pertandingan sebenarnya,” jelas Wahyu.

Pendekatan ini dinilai penting karena dalam mini soccer, satu keputusan dalam hitungan detik bisa menentukan jalannya pertandingan.

Target: Pertandingan Tertib dan Minim Protes

KSMI menargetkan setiap laga mini soccer berjalan tertib, menjunjung tinggi sportivitas, serta meminimalkan protes dari pemain maupun ofisial tim. Profesionalisme wasit menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem kompetisi yang sehat.

“Target kami jelas. Setiap pertandingan harus berjalan lancar dan adil. Profesionalisme wasit adalah fondasi utama,” tegas Wahyu.

Digelarnya coaching wasit mini soccer di Kenjeran menjadi sinyal kuat bahwa KSMI tidak hanya fokus pada jumlah turnamen, tetapi juga mutu penyelenggaraan. Kualitas kompetisi bukan sekadar soal trofi dan kemenangan, melainkan juga integritas perangkat pertandingan.

Upaya ini diharapkan mampu menciptakan standar baru dalam kepemimpinan wasit mini soccer di Surabaya dan sekitarnya. Dengan wasit yang terlatih, tegas, dan profesional, mini soccer tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah pembinaan olahraga yang berkelas dan berkelanjutan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut