Peluang Ausbildung ke Jerman Terbuka, Generasi Muda Indonesia Punya Jalur Legal, Ini Caranya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Harapan generasi muda Indonesia untuk menimba pengalaman kerja sekaligus pendidikan di Jerman kini semakin nyata. Program pelatihan vokasi berbasis sistem ganda atau Ausbildung resmi diperkuat melalui kerja sama antara Kadin Institute dengan dua lembaga terkemuka Jerman, yakni Handwerkskammer Dortmund dan Industrie- und Handelskammer Trier.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Surabaya ini bukan sekadar seremoni. Di balik dokumen tersebut, terbuka jalur konkret bagi anak muda Indonesia untuk belajar, bekerja, dan membangun karier profesional di negeri industri Eropa tersebut.
Managing Director Vocational Education and Training Center HWK Dortmund, Tobias Schmidt, menyebut kerja sama ini sebagai tonggak penting pengembangan talenta lintas negara.
Menurutnya, Jerman saat ini tengah menghadapi kekurangan tenaga kerja profesional di berbagai sektor skilled crafts, mulai dari plumbing, sanitasi, konstruksi, elektrisi hingga berbagai keahlian teknis lainnya.
“Kami membutuhkan tenaga terampil. Indonesia memiliki potensi besar. Ini adalah momen penting yang patut dirayakan,” ujarnya.
Namun Tobias menegaskan, keberhasilan program tidak berhenti pada penandatanganan MoU. Komitmen jangka panjang, kesiapan peserta, dan kolaborasi aktif menjadi kunci utama.
Salah satu tantangan terbesar adalah kemampuan bahasa. Peserta minimal harus menguasai bahasa Jerman level B1, dan idealnya B2. “Motivasi dan kemauan berintegrasi juga sangat menentukan,” tegasnya.
Editor : Arif Ardliyanto