Kisah Haru di Balik 10.000 Paket Takjil dan Sahur Pegadaian, Begini Pengakuan Petugas Kebersihan
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Suasana menjelang berbuka puasa di sejumlah sudut kota di Jawa Timur terasa berbeda. Di tengah lalu lintas yang padat dan aktivitas warga yang belum usai, ribuan paket takjil dibagikan kepada mereka yang masih berjibaku dengan pekerjaan.
Melalui program bertajuk Pegadaian Peduli, PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya menyalurkan total 10.000 paket makanan selama Ramadan. Program ini digelar serentak di kantor wilayah dan seluruh cabang di berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur.
Sebanyak 5.000 paket takjil dibagikan menjelang waktu berbuka kepada pengendara, pekerja harian, hingga warga yang melintas di titik-titik strategis. Sementara 5.000 paket makanan sahur disalurkan pada dini hari untuk mereka yang tetap bekerja saat sebagian besar warga terlelap—mulai dari petugas kebersihan, pengemudi transportasi umum, petugas keamanan, hingga masyarakat prasejahtera.
Program ini tidak berhenti pada seremoni simbolis. Para karyawan turun langsung ke lapangan sebagai relawan. Mereka terlibat sejak proses persiapan hingga pendistribusian agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum memperkuat nilai kepedulian sosial.
“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan. Melalui kegiatan berbagi takjil dan makanan sahur yang dilaksanakan serentak di seluruh Jawa Timur ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan serta mempererat hubungan dengan masyarakat. Pegadaian tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang terus menebarkan manfaat,” ujarnya.
Di antara ribuan penerima manfaat, terselip kisah-kisah sederhana yang menyentuh.
Siti Aminah, seorang pekerja harian di Surabaya, mengaku bersyukur mendapatkan paket takjil saat masih berada di jalan menjelang magrib. Baginya, bantuan itu bukan sekadar makanan, tetapi bentuk perhatian.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu kami yang masih di jalan saat waktu berbuka tiba. Semoga Pegadaian selalu diberikan kelancaran dan keberkahan karena sudah berbagi dengan masyarakat,” katanya.
Hal serupa dirasakan Rahmat, petugas kebersihan yang menerima paket sahur pada dini hari. Di saat kota terlelap, ia tetap bertugas menjaga kebersihan jalanan.
“Kami yang bekerja saat orang lain beristirahat merasa diperhatikan. Bantuan makanan sahur ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih atas kepeduliannya,” tuturnya.
Komitmen Sosial Berkelanjutan di Jawa Timur
Program Pegadaian Peduli menjadi bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan secara berkelanjutan. Tidak hanya fokus pada layanan keuangan, Pegadaian ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di momentum Ramadan.
Dengan total 10.000 paket yang tersalurkan, aksi sosial ini menjadi salah satu kegiatan berbagi Ramadan terbesar yang digelar Pegadaian di Jawa Timur tahun ini. Ke depan, program serupa diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Ramadan pun bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian—bahwa di tengah hiruk pikuk kota, masih ada tangan-tangan yang saling menguatkan.
Editor : Arif Ardliyanto