Viral! Emas 0,5 Gram Dilelang Rp736 di Surabaya, Pembayaran Pakai Uang Receh
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Niat awal Alfian hanya ingin berjalan-jalan santai di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Pahlawan. Namun siapa sangka, langkah isengnya justru membawanya pada momen tak terlupakan: membawa pulang emas 0,5 gram dengan harga yang nyaris tak masuk akal.
Warga Krian, Sidoarjo itu awalnya penasaran melihat kerumunan orang di salah satu sudut mal. Setelah mendekat, ia baru tahu tengah berlangsung lelang emas yang digelar PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya. Konsepnya tak biasa. Emas dilelang dengan harga pembuka sangat rendah dan pembayarannya harus tunai menggunakan uang receh.
“Saya kira cuma acara biasa. Ternyata ada lelang emas. Harganya Rp736.200 untuk 0,5 gram. Saya kaget,” ujar Alfian dengan wajah sumringah.
Di tengah tren harga emas yang terus merangkak naik dan untuk berat 0,5 gram bisa menyentuh kisaran Rp1,5 jutaan di pasaran, angka tersebut jelas terasa seperti durian runtuh. Beruntung, Alfian memang membawa uang tunai pecahan kecil di tasnya. Tanpa pikir panjang, ia langsung ikut lelang dan berhasil membawa pulang emas tersebut.
Cerita serupa juga dialami Akil, warga Surabaya yang kebetulan sedang berada di lokasi. Ia mendapatkan emas 0,2 gram hanya dengan Rp12.500. Saat pengumuman lelang dibacakan, Akil spontan membuka tas dan mencari uang receh pecahan seribuan. “Untungnya ada. Langsung saya pakai untuk bayar,” katanya sambil tersenyum.
Lelang unik ini merupakan bagian dari program “Ramadan Bareng TRING!” yang digelar Pegadaian untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus mengenalkan layanan investasi emas berbasis aplikasi. Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, menjelaskan kegiatan tersebut menjadi cara kreatif membangun komunikasi dengan nasabah.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum tepat untuk meningkatkan literasi investasi emas, sekaligus mengantisipasi penurunan aktivitas transaksi yang kerap terjadi setelah bulan puasa.
Bagi Alfian dan Akil, momen itu bukan sekadar soal harga murah. Ada sensasi tersendiri saat berburu emas dengan cara tak biasa, di tengah hiruk pikuk pusat perbelanjaan. Dari sekadar jalan-jalan, mereka pulang membawa logam mulia—dan cerita yang akan sulit dilupakan.
Editor : Arif Ardliyanto